60 Warga Desa Kutampi Kaler Tes Urine
SEMARAPURA, NusaBali - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Klungkung, dan Polsek Nusa Penida menggelar tes urine di Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Senin (30/11).
Sebanyak 60 warga menjalani tes urine. Hasil tes, seluruhnya dinyatakan negatif. Sasaran tes urine yakni penduduk non permanen, pemuda, dan pecalang. Tes urine untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di masyarakat, sekaligus mendeteksi dini potensi peredaran gelap narkotika di Nusa Penida.
Kepala Badan Kesbangpol Klungkung, Dewa Ketut Sueta Negara, mengatakan tes urine salah satu komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional War on Drugs. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak di tingkat desa sangat penting untuk menciptakan ketahanan masyarakat terhadap pengaruh negatif narkoba. Tes urine bukan sekadar mencari pelaku penyalahgunaan, tetapi juga sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. “Syukurlah, hasilnya semua negatif. Ini menandakan kesadaran masyarakat Kutampi Kaler sangat baik,” ujar Sueta Negara.
Tes dilakukan bersamaan dengan pendataan penduduk pendatang untuk memperkuat pengawasan terhadap warga non permanen dan memastikan setiap penduduk yang tinggal di desa memiliki identitas jelas. Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya SH, menegaskan akan terus mendukung langkah-langkah preventif semacam ini sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Nusa Penida. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan ini. Hasil tes yang seluruhnya negatif merupakan sinyal positif bahwa masyarakat Kutampi Kaler memiliki kesadaran tinggi dalam melindungi lingkungan mereka dari bahaya narkoba,” ujarnya.
AKP Kesuma Jaya menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus digelar secara berkala, terutama di desa-desa yang memiliki jumlah penduduk pendatang cukup tinggi. Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan mengawasi lingkungan sekitar menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba. “Kami harap seluruh masyarakat tidak segan melaporkan bila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba. Pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan bersama-sama,” tegasnya.
Dengan hasil tes yang seluruhnya negatif, Desa Kutampi Kaler kini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Nusa Penida dalam menjaga kebersihan sosial dari pengaruh narkoba. Pemerintah daerah juga berencana memperluas kegiatan serupa ke wilayah lainnya sebagai bagian dari upaya membangun Klungkung yang aman, sehat, dan produktif tanpa narkoba. 7 k24
Komentar