nusabali

Ida Ayu Sashi Bikin Bangga Bali

Raih Gelar Puteri Anak Indonesia Pariwisata 2025

  • www.nusabali.com-ida-ayu-sashi-bikin-bangga-bali

Sebagai Puteri Anak Indonesia Pariwisata, siswi SMP Raj Yamuna Denpasar ini sedang mempersiapkan langkah-langkah terlibat dalam promosi pariwisata Bali dan nasional.

Denpasar, NusaBali
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan yowana Bali di kancah nasional. Kali ini, Ida Ayu Gde Kiara Sashi Kirana Rai, 13, atau akrab disapa Sashi berhasil meraih gelar Puteri Anak Indonesia Pariwisata 2025 dalam pemilihan Puteri Anak Indonesia di Jakarta, Sabtu (1/11).

Gelar tersebut didapatkan Sashi setelah menyabet posisi runner up pertama dalam grand final Puteri Anak Indonesia yang berlangsung di Pusat Perfilman Gedung Umar Ismail, Jakarta. Ia bersaing ketat dengan wakil Sumatera Selatan 1, Kalinka Shereen Shaquilla, yang akhirnya dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia 2025. 

Sashi melaju ke babak grand final Puteri Anak Indonesia 2025 setelah berhasil terpilih menjadi wakil Bali 1 dalam pemilihan Puteri Anak Indonesia Provinsi Bali 2025, Juni lalu. Dua wakil Bali lainnya adalah Gusti Agung Ayu Ananda Triskajaya dan Ni Kadek Dipya Yusita Putri. 

“Persiapan untuk grand final ini sudah Sashi lakukan selama enam bulan. Kemudian, ada masa karantina selama lima hari dan di sana Sashi belajar banyak hal tentang public speaking, catwalk, tata rias, dan lain-lain,” kata Sashi, Minggu (2/11) sore. 

Kata dara kelahiran Denpasar, 26 Januari 2012 ini, secara pribadi ia menargetkan posisi pertama yakni gelar Puteri Anak Indonesia 2025. Namun, Sashi mengaku puas dengan apa yang sudah berhasil ia tampilkan selama berproses di ajang bergengsi ini, baik itu selama masa karantina sampai akhirnya tampil di babak grand final. 

Sebagai Puteri Anak Indonesia Pariwisata, siswi SMP Raj Yamuna Denpasar ini sedang mempersiapkan langkah-langkah terlibat dalam promosi pariwisata Bali dan nasional. Meski begitu, Sashi mengaku tidak akan meninggalkan advokasi yang sudah lama ia kampanyekan yakni ‘DI SINI’ atau Determination, Inclusion, Support, Ideas, Needs and Impact. 

“Advokasi ini memfokuskan pada kesehatan mental anak-anak yang ada di Indonesia dengan mengedukasi orang-orang, terutama generasi muda, bahwa stopping bullying itu bisa dimulai dari diri kita sendiri yaitu DI SINI,” ujar Sashi yang juga teruni Geria Rai Pemaron, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung ini. 

Kata Winner Siswi Jawara SD 2024 ini, advokasi yang mengangkat kesadaran akan bahaya perundungan di kalangan belia ini terinspirasi dari pengalaman pribadi. Sashi mengaku bahwa adik kandungnya pernah mengalami bullying ketika masih duduk di bangku kelas III pada tahun 2023 di salah satu sekolah dasar. 

Karena prihatin dan berempati terhadap kondisi psikis adiknya setelah mengalami tindakan perundungan, Sashi tergerak mengampanyekan kesadaran akan bahaya bullying dan gangguan kesehatan mental di kalangan belia. Kata dia, kesehatan mental dan pergaulan anak-anak yang bebas dari bullying adalah salah satu kunci menuju Indonesia Emas 2045. 

“Dari sana, Sashi ingin sekali membawa advokasi stopping bullying ini dan lebih peduli dengan kesehatan mental kita (generasi belia),” tutur Sashi yang juga berpredikat Puteri Anak Indonesia Bali Favorit 2025 ini. 

Dengan advokasi DI SINI, Sashi berharap semakin banyak generasi belia sebayanya bergabung mengampanyekan kesadaran tentang bullying dan gangguan kesehatan mental. Menurut Winner 1 MC Contest se-Bali 2025 ini, tidak perlu langkah besar untuk mengampanyekan isu ini cukup mulai di lingkungan masing-masing. 

Sementara itu, Sashi menambah deretan panjang yowana Bali yang mampu berbicara banyak di kancah nasional dan internasional. Ajang pageant belia 9–13 tahun, Puteri Anak Indonesia, ini merupakan ajang kecantikan pertama yang Sashi ikuti setelah mendapat bimbingan sang ibu. Ia juga mengakui, memang lebih menggandrungi bidang non akademik. 7 ol1

Komentar