Pemkab Tabanan Gencarkan Vaksinasi Hewan
TABANAN, NusaBali - Pemkab Tabanan gencar melindungi hewan ternak dan peliharaan dari ancaman penyakit menular. Melalui Dinas Pertanian setempat, sampai Oktober 2025 telah divaksinasi 17.775 ekor hewan agar terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan 43.486 ekor agar terbebas rabies.
Program vaksinasi di 10 kecamatan itu gratis. Sasarannya, hewan ternak seperti sapi dan babi, serta hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Pemerintah memastikan vaksin yang digunakan aman dan efektif untuk mencegah penyebaran dua penyakit zoonosis tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran penyakit zoonosis. “Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya vaksinasi dan pencegahan penyakit pada hewan,” ujarnya Kamis (30/10).
Disebutkan, vaksinasi menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tabanan untuk menjaga keamanan pangan dan kesehatan lingkungan. “Upaya ini tidak hanya melindungi hewan, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat dari risiko penyakit menular," tegasnya.
Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya mengatakan Pemkab Tabanan berkomitmen menghadirkan Tabanan yang aman, sehat, dan tangguh. "Selain vaksinasi, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi dan cara pencegahan penyakit menular pada hewan," katanya.
Dia berharap edukasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan hewan turut berpengaruh pada kesehatan manusia dan lingkungan. Dari data, Dinas Pertanian, capaian vaksinasi PMK tertinggi berada di Kecamatan Baturiti dengan 3.532 ekor hewan tervaksin, terendah di Kecamatan Pupuan hanya 94 ekor dari total populasi 239 ekor.
Vaksinasi rabies, capaian tertinggi dicatat di Kecamatan Kediri dan Penebel masing-masing dengan 6.571 ekor, dan terendah di Kecamatan Selemadeg Barat, 758 ekor.7des
Komentar