Tim Gabungan Pantau Harga Beras di Klungkung
SEMARAPURA, NusaBali - Tim gabungan dari Satuan Tugas Pengendalian Harga Beras Kabupaten Klungkung melaksanakan sosialisasi, pengawasan, dan pengendalian harga beras di wilayah Kecamatan Klungkung, Rabu (22/10).
Upaya ini untuk menjaga stabilitas harga beras agar sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Pemantauan ini diikuti Kadis Pertanian Kabupaten Klungkung Ida Bagus Juanida, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung Luh Ketut Eka Susanti.
Hadir, Kanit IV Sat Reskrim Polres Klungkung Ipda I Komang Sandiarsa, perwakilan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Klungkung. Tim gabungan melakukan pengecekan langsung harga jual beras di sejumlah toko dan pasar tradisional di Kecamatan Klungkung. Pengawasan difokuskan untuk memastikan harga beras yang dijual pedagang sesuai HET yang ditetapkan pemerintah untuk Zona 1 (Bali). Beras premium Rp 14.900/kg, beras medium Rp 13.500/kg, dan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) Rp12.500/kg.
Berdasarkan hasil pemantauan, Kanit IV Sat Reskrim Polres Klungkung Ipda I Komang Sandiarsa mengatakan, harga beras di sebagian besar toko masih di bawah HET. “Kepolisian melalui fungsi Reskrim dan Intelkam turut berperan aktif dalam pengawasan stabilitas harga bahan pokok. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk memastikan harga beras di pasaran tetap sesuai ketentuan pemerintah serta menjaga daya beli masyarakat,” ujar Ipda Komang Sandiarsa.
Kadis Pertanian Ida Bagus Juanida menambahkan, pemantauan langsung seperti ini sangat penting dalam upaya menjaga stabilisasi harga beras. Jika komoditas pokok seperti beras mengalami fluktuasi harga, maka akan sangat dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya pemantauan rutin ini, diharapkan harga beras di Kabupaten Klungkung tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat, terutama menjelang akhir tahun saat harga sejumlah kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat. 7 k24
Komentar