nusabali

Ipat Geser Sudiasa Jadi Bendahara DPC

Wajah Baru Hiasi Struktur Baru PDIP Jembrana

  • www.nusabali.com-ipat-geser-sudiasa-jadi-bendahara-dpc

NEGARA, NusaBali - Kepengurusan anyar DPC PDIP Jembrana periode 2025-2030 turut membawa sejumlah wajah baru.

Salah satunya adalah Wakil Bupati Jembrana saat ini I Gede Ngurah Patriana Krisna alias Ipat yang dipercaya menduduki posisi Bendahara. Sejumlah anak muda juga masuk dalam lini kepengurusan PDIP Jembrana lima tahun ke depan. 

Ipat yang termasuk kader anyar di PDIP Jembrana, masuk sebagai Bendahara menggantikan I Ketut Sudiasa, sosok kader senior yang juga mantan anggota DPRD Jembrana selama tiga periode (2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024). Saat ini, Sudiasa yang sebelumnya gagal meraih tiket pencalonan pada Pileg 2024 lalu tetap setia berseragam banteng moncong putih. Namun posisinya digeser menduduki posisi Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi. 

Di samping Ipat, juga ada beberapa wajah baru dari kalangan anak muda. Paling tidak ada 5 orang generasi milienal (Gen Y) dan generasi Z (Gen Z) yang mewarnai kepengurusan anyar PDIP Jembrana saat ini. Salah satunya ialah I Gusti Agung Ayu Aristya Prasasti, putri dari I Gusti Agung Bagus Suryadana, politisi asal Puri Beraban, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Bali Dapil Jembrana dan menjadi pengurus di DPD PDIP Bali. 

Aristya Prasasti memegang posisi sebagai Wakil Ketua Bidang Politik dan Reformasi Sistem Hukum Nasional DPC PDIP Jembrana. Kemudian 4 nama anak muda lainnya, ada Ni Made Dias Dinanda (Wakil Bendahara), Muhamad Zulfikar (Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital), Ida Bagus Gede Anom Surya Laksmana (Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga), dan I Gede Darsana Putra (Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan).

Sekretaris DPC PDIP Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi saat dikonfirmasi, Senin (20/10) membenarkan masuknya Ipat dan sejumlah generasi muda dalam kepengurusan anyar PDIP Jembrana. Ia menjelaskan bahwa nama Ipat sebelumnya memang muncul bersama nama dirinya sebagai dua personalia untuk mendampingi Ketua, I Made Kembang Hartawan. Dari dua nama itu, Sri Sutharmi tetap dipercaya sebagai Sekretaris. Sementara Ipat dipercaya menjadi Bendahara. "Memang itu juga usulan dari bawah dan juga dikaji oleh DPP. Penilaian kita beliau ikut berjuang membesarkan partai dan bisa memenangkan Pilkada. Jadi itu kemarin dikirim ke DPP, dan DPP melihat ada potensi sehingga direkomendasi masuk ke personalia bersama saya. Kalau personalia itu, antara Bendahara dan Sekretaris," ucapnya.

Sementara terkait masuknya sejumlah anak muda dalam kepengurusan DPC PDIP Jembrana saat ini, Sri Sutharmi menegaskan bahwa sejak awal PDIP berkomitmen menjadi partai yang terbuka. Inisiasi memberikan ruang kepada anak muda itu pun dinyatakan menjadi bukti bahwa PDIP berkomitmen memberikan ruang kepada anak-anak muda termasuk para perempuan yang saat ini menjadi mayoritas pemegang hak suara. 

"Kami menginisiasi ini untuk memberikan motivasi kepada anak muda, regenerasi, dan memperkenalkan politik sesuai dengan gayanya (anak muda). Jadi ada keterwakilan dan kita bisa memasukan pikiran-pikiran kita untuk membahasakan di dunia mereka," ucap Sri Sutharmi. Sri Sutharmi menyatakan, insiatif untuk membuka ruang kepada para anak-anak muda di Jembrana mendapat respons yang luar biasa. Selain di kepengurusan DPC, ia menyatakan bahwa dalam rencana pembentukan pengurus tingkat PAC nanti juga akan melibatkan para Gen Y maupun Gen Z. 7 ode

Komentar