Pemkab Gianyar Dua Kali Paritrana Award 2025
Pemkab Gianyar menganggarkan Rp 1 miliar untuk upaya perlindungan sosial pekerja Gianyar pada APBD Perubahan 2025.
GIANYAR, NusaBali
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Bali Gianyar mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Gianyar yang menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana Award) peringkat pertama kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali. Pemerintah Kabupaten Gianyar dua kali meraih juara pertama Paritrana Award kategori Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain penghargaan tersebut, juga menyerahkan penghargaan kategori pemerintah desa dan badan usaha dari Kabupaten Gianyar.
Juara I kategori Pemerintah Desa diraih Pemerintah Desa Lebih, kategori Usaha Menengah Besar diraih Elizabeth International sebagai peringkat I, PT BPR Sukawati Pancakanti sebagai peringkat II, dan kategori UKM diraih Cacao Jaya, Ubud sebagai peringkat I, dan Devano Silver, Celuk sebagai peringkat III. Kepala Kantor BPJS Ketenangakerjaan Gianyar, Venina, mengatakan penghargaan ini berkat kolaborasi semua pihak. "Tidak mungkin kami bisa membawa semua ini jadi juara kalau tidak ada komitmen bersama. Jadi memang dukungan dari pemerintah daerah, pelaku usaha, bahkan sektor UKM semua itu berkolaborasi untuk memastikan bahwa perlindungan itu menyeluruh di Gianyar khususnya kepada pekerja," ujar Venina, Senin (20/10).
Menurutnya, perlindungan bukan dari satu faktor saja, tetapi usaha bersama, kolaborasi dari seluruh stakeholder akhirnya membuahkan hasil merata di seluruh Gianyar untuk memperoleh predikat terbaik khususnya di universal coverage Jamsostek. "Kami memang bekerja sama dengan Pemda mempunyai jadwal bersama untuk bersinergi mengumpulkan para pelaku usaha melakukan edukasi terus menerus untuk perlindungan kepada tenaga kerjanya. Kami berkolaborasi dari pengawasan pemerintah daerah, stakeholder, mengadakan kegiatan bersama, sosialisasi masif untuk memastikan adanya perlindungan. Kami juga terus menginformasikan setiap program terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja. Jadi mereka tahu bahwa selain terlindungi ada manfaat lain yang diberikan," ungkapnya.
Ke depannya, akan digalakkan kolaborasi dengan pemerintah memastikan UCJ ini makin meningkat dengan bantuan dukungan penganggaran dari pemda. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gianyar Ida Ayu Ketut Surya Adnyani di sela-sela ajang Paritrana Award mengatakan, Pemkab Gianyar mengejar cakupan perlindungan pekerja dengan menggandeng sejumlah pihak termasuk pelaku usaha, komunitas seniman, hingga Penyuluh Bahasa Bali. "Per September 2025 pekerja yang sudah terlindungi sebanyak 130.300 orang atau baru mencapai 65,60 persen,” ujarnya. Target cakupan 100 persen jumlah pekerja yang terlindungi jaminan sosial di kabupaten diperkirakan mencapai 198.628 orang.
Pemkab Gianyar telah menganggarkan Rp 1 miliar untuk upaya perlindungan sosial pekerja Gianyar pada APBD Perubahan 2025. Anggaran itu salah satunya untuk melindungi pekerja rentan yang mengerjakan proyek didanai dari anggaran pemerintah desa. 7 nvi
Komentar