nusabali

Pemkab Klungkung Rencana Bangun Pelabuhan di Pesinggahan

Dewan Ingatkan Dampak Pembangunan

  • www.nusabali.com-pemkab-klungkung-rencana-bangun-pelabuhan-di-pesinggahan

SEMARAPURA, NusaBali - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus menyiapkan langkah strategis pengembangan sektor maritim. Salah satunya dengan rencana pembangunan pelabuhan baru di pesisir Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan.

Pelabuhan ini nantinya diharapkan menjadi titik penyebrangan utama ke Nusa Penida, sekaligus membuka jalur baru menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Banyuwangi, Jawa Timur. Rencana ambisius ini mendapat dukungan, namun juga menjadi perhatian serius DPRD Klungkung. 

Anggota DPRD Klungkung, Nyoman Alit Sudiana, mengatakan perencanaan pembangunan pelabuhan sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan Komisi II DPRD Klungkung. “Ketika perencanaan tidak cermat, bisa menimbulkan dampak lingkungan di kiri kanan lokasi. Pada sisi kiri bisa berdampak abrasi ke wilayah Goa Lawah, sedangkan di sisi kanan bisa berdampak ke Desa Kusamba,” ujar Alit Sudiana, Jumat (17/10). Dia mengingatkan perencanaan dikaji secara teknis oleh para ahli sehingga tidak menimbulkan dampak negatif seperti yang pernah terjadi pada pembangunan Pelabuhan Gunaksa. 

“Kita sudah punya pengalaman, Pelabuhan Gunaksa dulu berakhir tidak baik. Dampak abrasi bahkan dirasakan sampai Pantai Karangdadi, Kusamba. Kami tidak ingin hal itu terulang,” tegas anggota Komisi II ini. Selain persoalan lingkungan, dia juga menyoroti pentingnya perencanaan rekayasa transportasi di sekitar lokasi pelabuhan. Menurut Alit Sudiana, rekayasa transportasi penting agar tidak menimbulkan kemacetan setelah adanya pelabuhan, seperti yang saat ini terjadi di kawasan Pelabuhan Sanur, Denpasar. “Jalur menuju lokasi di Pesinggahan itu hanya satu dan sangat dekat dengan Pura Goa Lawah serta jalan raya utama. Karena itu kami mengingatkan agar seluruh aspek, termasuk akses jalan dan lalu lintas, dikaji dengan sangat cermat,” tegasnya.

Kadis Perhubungan Kabupaten Klungkung, I Gusti Gede Gunarta, mengatakan perencanaan pembangunan Pelabuhan Pesinggahan sudah mencapai tahap studi kelayakan (Feasibility Study/FS). Dokumen FS lama yang disusun pada tahun 2017 direview ulang karena rencana pengembangannya diperluas menjadi pelabuhan penyebrangan besar yang dapat melayani rute Nusa Penida, Lombok, hingga Banyuwangi. Pemerintah daerah juga mempercepat penyiapan lahan sekitar 3-5 hektare, dokumen lingkungan, dan sertifikasi aset untuk mendukung proyek ini.

Pemkab Klungkung terbuka terhadap peluang kerja sama investasi dengan pihak swasta dalam pembangunan pelabuhan tersebut. Beberapa perusahaan telah menyampaikan penawaran konsep kerja sama, termasuk rancangan infrastruktur dermaga, sistem tiketing, serta analisis struktur dan keselamatan pelayaran. Rencana Pelabuhan Pesinggahan ini juga menjadi bagian dari konsep pelabuhan laut segitiga emas bersama Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul di Nusa Penida, yang turut dikaji oleh Universitas Udayana. 7 k24

Komentar