Gung Indi Siap Jadi Inspirasi Pelajar SMA di Bali
DENPASAR, NusaBali - Duta SMA Provinsi Bali 2025 Anak Agung Ayu Indira Maharani, 15, atau akrab disapa Gung Indi telah menjalani Penguatan Duta SMA 2025 di Bogor, Jawa Barat, pada 5 – 8 Agustus 2025.
Gung Indi siap melanjutkan tugas untuk menginspirasi para pelajar SMA di Bali.
Siswi SMAN 1 Denpasar ini mengikuti Penguatan Duta SMA 2025 bersama I Nyoman Giovano Mahaputra (SMAN 2 Kuta Utara) yang merupakan Duta SMA Provinsi Bali 2025 kategori putra.
Dalam kegiatan yang juga menjadi tahap pemilihan Duta SMA Nasional 2025, para Duta SMA Provinsi seluruh Indonesia mendapat sejumlah pembekalan, meliputi materi Hidup Sehat (Makanan Bergizi), Content Writing + AI (Artificial Intelligence), Public Relation/Kehumasan, NAPZA, Mental Health dan Personal Branding, Publikasi dan Komunikasi, dan Social Media Strategy.
“Kegiatan yang paling menantang adalah merancang RTL (Rencana Tindak Lanjut) kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bali,” ujar Gung Indi dikonfirmasi NusaBali, Senin (11/8).
Duta SMA adalah program yang diselenggarakan Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sejak 2022.
Program ini diharapkan membentuk peserta didik terpilih menjadi pelantang yang memberikan pengaruh positif kepada teman-teman sebaya. Gung Indi bersama Giovano akan menjalankan berbagai program, menyuarakan pentingnya pendidikan, serta menginspirasi teman-teman SMA di seluruh Bali untuk terus berkarya dan berprestasi. Dengan energi muda dan cinta pada tanah kelahiran, mereka siap membawa nama Bali ke panggung yang lebih luas, tak hanya memperkenalkan budaya dan prestasi, tapi juga mengajak generasi muda untuk bermimpi dan mewujudkannya.
Proses seleksi Duta SMA 2025 bukanlah hal yang mudah bagi Gung Indi. Siswi
peraih medali emas Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2023 ini harus melewati serangkaian tahapan ketat yang dilakukan secara daring, mulai dari pengumpulan video visi misi, portofolio, dan esai, hingga tahap kedua berupa tes wawancara. Dia juga menjalani pembinaan mandiri bersama guru pembimbing dan para Duta SMA periode sebelumnya.
Gung Indi menceritakan bahwa awalnya ide mengikuti program ini datang dari sang ibu.
“Ibu saya mengatakan bahwa saya harus bisa keluar dari zona nyaman, karena saya tidak akan hanya bisa bertahan hidup dengan mengandalkan hobi saya saja,” kenang Gung Indi yang telah merilis sejumlah single lagu.
Motivasi tersebut mendorongnya untuk mencoba, dan berkat dukungan serta usahanya, dia berhasil meraih hasil terbaik. Selain keluarga, prestasi Gung Indi ini juga tak lepas dari dukungan sekolah dan teman-temannya yang memberikan semangat menjalani tahapan seleksi.
Pengumuman kelulusan Gung Indi sebagai Duta SMA Provinsi Bali 2025 dilaksanakan pada 19 Juli 2025. Gung Indi mengaku perasaannya sangat bersyukur, senang, dan kian semangat. “Saya tidak pernah menyangka bahwa apa yang ada di luar ekspektasi saya bisa berakhir dengan baik, bahkan itu membuat saya percaya bahwa segala hal baik akan terjadi jika kita percaya diri,” tuturnya.
Sekembalinya dari Program Penguatan, Gung Indi siap untuk membagikan pengalaman dan pengetahuannya melalui media sosial, termasuk merespons pertanyaan-pertanyaan terkait perjalanannya sebagai Duta SMA. Ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa-siswi lain untuk mendapatkan inspirasi langsung darinya.
“Harapannya bisa menginspirasi pelajar SMA di Provinsi Bali untuk terus berkarya, berdaya, dan menyuarakan aspirasi menuju generasi emas,” tandas Gung Indi. 7 adi
1
Komentar