nusabali

Rem Blong, Bus Tabrak 2 Warung

  • www.nusabali.com-rem-blong-bus-tabrak-2-warung

Karena panik, sopir membanting setir ke kiri untuk menghindari kecelakaan lebih parah.

TABANAN, NusaBali
Sebuah bus mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal (out of control) di wilayah hukum Polsek Selemadeg Timur, Tabanan, pada Minggu (3/8) siang, karena rem blong. Akibatnya, bus tabrak dua warung dan palinggih (bangunan suci).

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30 wita di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bantas Tengah, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur.  Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 25 juta.
 
Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Nyoman Arthadana, mengungkapkan kecelakaan bermula saat Bus Hino bernomor polisi E 7614 KB yang dikemudikan oleh Sonny Fabby Ayyi Pratama, 30, warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur, melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, Jembrana.
 

Saat melintasi jalan lurus dan menurun, sopir bus mengalami rem blong. Pengemudi pun mencoba mengerem, namun rem tidak berfungsi. "Karena panik, sopir membanting setir ke kiri untuk menghindari kecelakaan lebih parah. Tetapi bus justru menabrak sebuah pelinggih dan dua bangunan warung milik warga setempat di sisi selatan jalan," jelas AKP Arthadana.
 
Dua warga pemilik warung yang menjadi korban kerusakan adalah I Ketut Ardika, 57, dan I Wayan Sunaya, 54, keduanya warga Banjar Dinas Bantas Tengah Kaja, Desa Bantas. "Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan sopir bus dilaporkan dalam keadaan selamat," tegasnya. 
 
Kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui merupakan jalan nasional dua arah dengan aspal baik, marka jalan kuning utuh, serta cuaca cerah saat kejadian. Medan jalan berupa turunan landai diperkirakan turut berkontribusi terhadap insiden tersebut.
 
Menindaklanjuti kecelakaan itu, petugas Polsek Selemadeg Timur langsung melakukan pengaturan lalu lintas, memeriksa saksi. "Kami juga segera menghubungi mekanik untuk proses evakuasi kendaraan," jelas AKP Arthadana.
 
Kerugian akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp25 juta. Proses penyelidikan masih terus berlangsung guna memastikan penyebab teknis dari rem blong serta dampak hukum bagi pengemudi.7des

Komentar