Angin Kencang Terjang Rumah Warga Lansia
NEGARA, NusaBali - Musibah menimpa seorang warga lanjut usia (lansia), Ni Ketut Gitri, 82, di Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Atap rumah semi permanen milik nenek yang keluarga kurang mampu, ini mengalami kerusakan setelah diterpa angin kencang, Senin (28/7) sore lalu.
Bencana itu diatensi Badan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana yang turun ke lokasi setelah menerima laporan, Kamis (31/7). Beberapa bagian atap rontok sehingga memicu kebocoran dan mengancam keselamatan warga lansia itu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, laporan kejadian itu diterima pada Kamis (31/7) pukul 14.39 Wita. Kejadian itu dilaporkan oleh Perbekel Desa Mendoyo Dangin Tukad.
"Hasil kaji cepat tim kami menunjukkan bahwa kerusakan atap rumah itu juga disebabkan oleh kondisi atap yang sudah lapuk. Diperparah dengan cuaca ekstrem berupa angin kencang," jelas Agus Artana.
Rumah korban yang berukuran 6 meter x 5 meter dengan dua kamar tidur itu mengalami kerusakan signifikan pada bagian atap. Kerusakan ini menyebabkan air hujan mudah masuk ke dalam rumah. Akibatnya, saat angin kencang kembali terjadi, Ni Ketut Gitri terpaksa mengungsi dan tidur sementara di kubu depan rumahnya.
Agus Artana Putra menambahkan, kerugian materiel akibat kerusakan atap itu diperkirakan sekitar Rp 500.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Sebagai langkah awal penanganan musibah itu, BPBD Jembrana telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak bagi korban, yaitu berupa kebutuhan pemenuhan hidup dasar atau sembako dan bantuan terpal.
Agus Artana pun memastikan akan segera menyiapkan bantuan untuk kebutuhan mendesak tersebut. Termasuk berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam upaya membantu perbaikan atap rumah sang nenek tersebut. "Besok kita juga akan lakukan asesmen untuk tindak lanjut kebutuhan yang bisa kita bantu," ucapnya. 7ode
Komentar