nusabali

Hari Anak Nasional Tahun 2025: Anak Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas

  • www.nusabali.com-hari-anak-nasional-tahun-2025-anak-duta-informasi-keselamatan-lalu-lintas

DENPASAR, NusaBali.com – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bali berhasil mengajak 110 anak usia pelajar untuk menjadi Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas yang sukses dibentuk serangkaian perayaan Hari Anak Nasional di Denpasar, Sabtu (26/7/2025).

Anak menurut UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak merupakan individu yang belum berusia 18 tahun. Anak-anak dalam rentang usia ini dinilai sebagai segmen paling rentan terlibat kecelakaan lalu lintas.

“Anak-anak khususnya pelajar mendominasi korban laka lantas,” ujar Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bali Benyamin Bob Panjaitan ketika ditemui di Kantor Wilayah Jasa Raharja Bali, Jalan Hayam Wuruk Nomor 202, Denpasar, Sabtu pagi.

Di satu sisi, anak-anak rentan terlibat laka lantas. Di sisi lain, individu yang biasanya paling didengar atau jadi teman curhat anak-anak usia pelajar ini adalah sahabat sebayanya. Hal ini jadi ruang potensial menciptakan Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas dari kalangan sebaya.

Untuk itu, Jasa Raharja Bali memanfaatkan perayaan Hari Anak Nasional 2025 untuk menyebarluaskan tren lalu lintas yang berkeselamatan sejalan tema ‘Anak Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas.’ Ratusan pelajar dari SMPN 3, 6, dan 9 Denpasar digandeng jadi duta sebaya demi menularkan tren ini mulai dari lingkungan masing-masing.

FOTO: Keceriaan para Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas. -NGURAH

Sejak Sabtu pagi, ratusan pelajar dari tiga SMP negeri di Denpasar ini berkumpul di sekolah masing-masing. Demi keselamatan di perjalanan, Jasa Raharja Bali mengirim masing-masing satu bus ke setiap sekolah dan memboyong mereka ke Kantor Wilayah Jasa Raharja Bali di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar.

Keceriaan terpancar dari anak-anak Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas ketika diberikan kesempatan berlomba yel-yel. Selanjutnya, cakrawala para pelajar dibuka oleh pemateri yang ahli di bidangnya seperti Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas Polda Bali AKBP Ni Putu Utariani.

AKBP Utari tidak hanya menerangkan soal keselamatan berlalu lintas umum, ia juga secara spesifik membahas penggunaan sepeda listrik oleh anak-anak. “Bisa digunakan minimum usia 12 tahun dan harus didampingi orangtua. Wajib pakai helm SNI dan tidak boleh dikendarai di jalan raya,” tegasnya.

Selain soal lalu lintas yang jadi topik utama, para Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas juga dibekali pemahaman anti bullying. Kadek Isma Melandari SPsi MPsi Psikolog dari Ikatan Psikolog Indonesia (IPK) Wilayah Bali membuka cakrawala para pelajar untuk mencegah dan memutus rantai perundungan di kalangan anak-anak.

“Kegiatan ini tidak berhenti di sini, anak-anak ini akan jadi duta untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan lalu lintas dan lalu lintas yang berkeselamatan,” tegas Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bali Benyamin Bob Panjaitan.

FOTO: Para Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas saat menyimak materi kelalulintasan. -NGURAH

Sejalan dengan harapan Bob, salah satu duta Ni Komang Anindya Nathania Dexa menuturkan bahwa ia akan menyebarluaskan bekal yang sudah diperoleh ke lingkungan pertemanan dan keluarga. Siswi SMPN 6 Denpasar ini menilai, tutor sebaya cocok dijadikan wadah kampanye keselamatan lalu lintas ini.

“Melalui tutor sebaya itu, kami bisa presentasi ke teman sebaya mengenai apa yang sudah didapat di sini sehingga teman-teman lebih terbuka pikirannya tentang keselamatan lalu lintas,” beber Nathania, Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas yang berusia 13 tahun.

Kata Nathania, keselamatan lalu lintas sangat penting karena nyawa menjadi taruhan. “Penting banget!” kata dia. Namun, yang masih menjadi PR menurutnya adalah kesadaran orangtua soal bahaya di jalan raya. Meski begitu, langkah kecil bisa dimulai dari sang anak itu sendiri.

Para duta ini telah resmi menjadi ujung tombak dan mitra Jasa Raharja Bali bersama Ditlantas Polda Bali untuk menekan angka laka lantas di kalangan anak-anak. Mereka juga telah disematkan pin Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas di hadapan perwakilan Ditlantas Polda Bali; Dinas Perhubungan Bali; dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bali. *rat

Komentar