nusabali

Hujan Deras, Perumahan Subsidi Kebanjiran

  • www.nusabali.com-hujan-deras-perumahan-subsidi-kebanjiran

NEGARA, NusaBali - Hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Jembrana, Minggu (6/7) sore, menyebabkan sejumlah titik banjir. Terparah, terjadi di sebuah kawasan rumah bersubsidi di Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, sempat terendam banjir hingga masuk ke dalam rumah.

Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, paling tidak ada 6 lokasi banjir yang menggenangi rumah warga. Banjir tersebut, sebagian besar terjadi di seputaran Kota Negara atau wilayah Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara. Begitu menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jembrana langsung bergerak ke lokasi terdampak. 

"Sebagian besar terjadi di wilayah kota. Selain intensitas hujan yang tinggi sejak siang hari, ditambah meluapnya debit air sungai di sekitar lokasi, menyebabkan genangan cukup parah di beberapa lokasi," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra yang juga sempat turun langsung memantau beberapa wilayah terdampak.

Ada pun kawasan rumah subsidi yang kebanjiran di Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, adalah Perumahan Griya Indah MP. Sedikitnya ada 14 rumah yang terendam dan ada 8 rumah yang berpenghuni saat kejadian. Puncak genangan air di perumahan ini sempat mencapai setinggi 1 meter sehingga membuat para penghuninya harus mengungsi. Mereka pun baru bisa kembali setelah air mulai surut.  

Selain di perumahan subsidi itu, banjir juga sempat melanda Kantor Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, dengan genangan air mencapai paha orang dewasa. Situasi serupa terjadi di sekitar Tempek 5 Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, yang mengakibatkan 6 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan air sungai. Kemudian di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, ada 6 rumah terendam banjir. Kemudian 1 KK juga terdampak banjir di perumahan sekitar Jalan Udayana, Gang Kuburan Cina No 1, Kelurahan Baler Bale Agung. 

Dampak cukup luas juga dirasakan di wilayah Banjar/Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Di kawasan langganan banjir ini, tepatnya di arah utara STIT Jembrana, ada 70 KK yang terdampak, ditambah 4 KK di Gang Sandat, dan 30 KK di area Bale Tempek 5. "Saat ini (Jumat petang kemarin, red) situasi sudah kondusif dan banjir sudah mulai surut," kata Agus Artana.

Agus Artana mengaku belum dapat memastikan berapa kerugian materiel akibat dampak banjir di beberapa lokasi itu.7ode

Komentar