nusabali

Jalan Rusak di Desa Bukti Terkendala Anggaran

  • www.nusabali.com-jalan-rusak-di-desa-bukti-terkendala-anggaran

SINGARAJA, NusaBali - Warga Desa Bukti dan Desa Tunjung, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, harus bersabar karena jalan penghubung antar desa yang rusak parah belum bisa diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng berdalih belum bisa memperbaiki jalan tersebut karena terkendala anggaran.

Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, jalan penghubung antara Desa Bukti dengan Desa Tunjung yang rusak tersebut masuk dalam pemetaan. Jalan tersebut sudah rusak sejak tahun 2019 namun belum bisa diperbaiki tahun ini. Rencananya, perbaikan akan dilakukan pada tahun 2024 mendatang.

Menurutnya, jalan rusak di Buleleng masih banyak. Sehingga PUTR akan dan memperbaiki jalan dengan menggunakan skala prioritas. "Masih banyak jalan rusak di Buleleng, karena wilayah sangat luas. Secara bertahap sesuai kemampuan daerah diperbaiki. Astungkara tahun depan jalan di Desa Bukti bisa diperbaiki. Tergantung juga pimpinan nanti untuk eksuskusinya," ujarnya, Kamis (18/5).

Adiptha menambahkan, jalan sepanjang 15 meter di Desa Bukti itu jika di diperbaiki mengeluarkan anggaran sekitar Rp 3 hingga Rp 4 miliar. "Sebenarnya penanganan sudah sempat kami lakukan 2019 lalu. Namun, perbaikannya hanya pada bagian atas. Sekarang ruas jalan yang bagian bawah yang rusak," imbuhnya. 

Foto: Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra. -MUZAKKY

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Bukti melakukan protes dengan aksi menanam pohon pisang di tengah badan jalan yang rusak. Aksi ini dilakukan warga lantaran jalan tersebut sudah lama tidak sentuh perbaikan. Apalagi, jalan itu merupakan akses perekonomian masyarakat untuk mengirim hasil pertanian.

"Sudah lama rusak parah, sehingga warga mengeluh dengan menanam pohon. Tidak hanya warga, kami dari desa juga berharap ini segera diperbaiki. Jalan itu merupakan akses perekonomian masyarakat untuk mengirim hasil pertanian," kata Perbekel Desa Bukti, Gede Wardana.
 
Pihak desa sudah beberapa kali mengusulkan ke Pemerintah agar segera diperbaiki. Namun Pemerintah Daerah mengaku belum bisa memperbaiki jalan sepanjang 1,5 meter tersebut lantaran minimnya anggaran. "Usulan kami sudah direspons. Namun belum bisa segera diperbaiki karena PUTR minim anggaran. Kami juga tidak bisa memperbaiki pakai dana desa, karena status jalannya itu jalan kabupaten," katanya.7mzk

Komentar