nusabali

Catur Desa Adat Dalem Tamblingan Gelar Nyepi Desa

  • www.nusabali.com-catur-desa-adat-dalem-tamblingan-gelar-nyepi-desa

SINGARAJA, NusaBali.com - Catur Desa Adat Dalem Tamblingan yang terdiri dari Desa Gobleg, Munduk, Gesing di Kecamatan Banjar dan Desa Umejero di Kecamatan Busungbiu, menggelar Nyepi Desa pada Wraspati Paing Prangbakat, Kamis (6/4/2023).

Nyepi desa adat Dalem Tamblingan dipusatkan di Desa Gobleg. Seluruh aktivitas masyarakat hingga arus lalu lintas yang melewati wawidangan ditutup total. 

Sedangkan di tiga desa lainnya hanya bersifat nyanggre (menyambut), fasilitas umum masih bisa digunakan. 

Puncak pelaksanaan Nyepi Desa Adat Dalem Tamblingan (sipeng) berlangsung dari Kamis (6/4/2023) pukul 01.00 Wita dini hari. 

Seluruh krama desa adat baru bisa melepas catur brata penyepian   pada Jumat (7/4/2023) pukul 01.00 Wita. 

Pangrajeg Catur Desa Adat Dalem Tamblingan I Gusti Agung Ngurah Pradnyan mengatakan, pelaksanaan Nyepi Desa berlangsung dua tahun sekali saat datang karya agung pujawali pesasihan di wawidangan desa adat.

Sebelum puncak perayaan Nyepi Desa, dilaksanakan upacara pangelukatan gumi (pembersihan alam semesta). 

Berbeda pada perayaan Nyepi Tahun Saka, Nyepi Desa Adat Dalem Tamblingan melangsungkan pangelukatan gumi di tiga tingkatan alam. Alam bhur untuk kesadaran fisik (bumi), alam bhuvah alam mental (manusia) dan alam Suvah alam spiritual (alam dewata). 

“Melalui upacara pangelukat gumi dan Nyepi Desa ini tujuannya untuk kesucian alam semesta. Selain juga menangkal wabah, agar semua masyarakat bisa sehat dan bekerja dengan nyaman. Tujuannya tidak hanya di Gobleg tetapi untuk seluruh alam semesta,” ungkap Ngurah Pradnyan. *k23

Komentar