nusabali

BPBD Buleleng akan Tempati Gedung Baru

  • www.nusabali.com-bpbd-buleleng-akan-tempati-gedung-baru

SINGARAJA, NusaBali
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng direncanakan akan mendapatkan gedung kantor baru tahun ini.

Selama ini BPBD Buleleng yang berkantor di Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng masih belum ideal dan memerlukan perluasan. Gedung baru akan dibangun di eks Kantor Dinas Statistik yang berlokasi di Desa Tukadmungga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Sebenarnya sejak awal 2022, BPBD Buleleng selain berkantor di Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng juga sudah memanfaatkan kantor lama eks Dinas Statistik Buleleng. Untuk urusan administrasi dan perkantoran dipusatkan di Kantor Pemaron. Sedangkan di Kantor Tukadmingga dipakai oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buleleng untuk menyimpan logistik, peralatan termasuk parkir sejumlah armada.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Putu Ariadi Pribadi dihubungi Rabu (1/2) menyebutkan, rencana pembangunan gedung kantor baru itu sudah dianggarkan pada anggaran 2023 ini. Seluruh anggaran yang diperlukan bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali senilai Rp 7 miliar.

“Selama ini kan masih satu halaman dengan Kantor Imigrasi, sehingga kalau saat puncak pelayanan sangat krodit terutama untuk parkir, sampai harus parkir di pinggir jalan juga,” ungkap Ariadi Pribadi.

Selain itu di kantor Pemaron juga masih kekurangan beberapa ruang kerja, parkir dan juga gudang penyimpanan logistik dan peralatan penanganan bencana. “Sejauh ini kami masih maksimalkan yang ada saja, memang beberapa kali juga sempat kebanjiran kantor kami di Pemaron saat puncak musim hujan,” imbuh dia.

Pembangunan gedung kantor baru BPBD ini akan memanfaatkan lahan seluar 28 are. Gedung baru akan dibangun. Sedangkan gedung lama di bagian depan tetap akan dipertahankan, sehingga BPBD Buleleng dapat berkantor di satu tempat yakni di Tukadmungga.

Sementara itu terkait akses jalan menuju kantor yang agak sempit untuk akses kendaraan penanganana kedaruratan, Ariadi mengatakan hal itu akan dikoordinasikan kembali dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, terutama untuk pelebaran jalan ke depannya. *k23

Komentar