nusabali

Santos Tak Sesali Cadangkan Ronaldo

  • www.nusabali.com-santos-tak-sesali-cadangkan-ronaldo

DOHA, NusaBali
Pelatih tim nasional Portugal Fernando Santos menegaskan, dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan mencadangkan Cristiano Ronaldo saat melawan Maroko dalam laga perempat final Piala Dunia 2022, di Stadion Al Thumama, Doha, yang Sabtu (11/12) malam Wita.

Ronaldo pada akhirnya masuk setelah babak kedua berjalan enam menit. Namun Portugal sudah tertinggal 0-1 dari Maroko yang sukses mempertahankan skor itu hingga peluit bubaran terdengar .

"Tidak ada penyesalan. Saya tidak menyesali (keputusan itu)," kata Santos, dalam jumpa pers usai pertandingan.

Santos menuturkan, diirinya tidak akan mengubah keputusan itu. Sebab dia mengambilnya berdasarkan hasil positif kontra Swiss dalam babak 16 besar.

Ya, pada 16 besar Portugal menang 6-1 atas Swiss, di mana Goncalo Ramos yang menandai penampilan perdananya sebagai starter di Piala Dunia dengan torehan trigol.

"Saya menggunakan tim yang bermain sangat bagus melawan Swiss dan sebelum pertandingan (melawan Maroko) tidak ada satu alasan pun untuk mengubah itu," ujar Santos.

Santos juga menampik anggapan, performa Portugal terpengaruhi atas derasnya gelombang kritik yang mengarah kepada Ronaldo dalam beberapa pekan terakhir. Ronaldo sempat merebut perhatian publik jelang Piala Dunia 2022 lewat wawancara khususnya dengan Piers Morgan yang banyak membahas soal situasinya di Manchester United (MU) secara kontroversial hingga terjadi pemutusan kontrak.

Wawancara tersebut praktis membentuk opini tersendiri atas Ronaldo. Apalagi CR7 juga dirumorkan ingin meninggalkan Qatar setelah dibangkucadangkan Santos saat kontra Swiss.

"Saya pikir segala kritik kepada Ronaldo tidak berpengaruh terhadap tim ini. Kami tim yang sangat padu. Sejujurnya, ada dua orang dari Portugal yang paling kecewa atas hasil ini, yakni Ronaldo dan saya. Wajar jika kami kecewa dan marah atas hasil ini," ujar pelatih yang membawa Portugal juara Euro 2016 itu.

Di sisi lain, Santos juga enggan mengarahkan jari telunjuknya kepada kepemimpinan wasit Facundo Tello asal Argentina yang bertugas dalam laga Maroko vs Portugal.

Pada pengujung babak pertama, Ruben Dias dkk sempat melancarkan protes kepada Tello yang mengabaikan insiden jatuhnya Bruno Fernandes di kotak penalti Maroko. Namun menurut Santos hal itu tidak bisa jadi alasan kekalahan yang diderita Portugal. *ant

Komentar