nusabali

Pedagang Jersey Berharap Euforia Piala Dunia 2022

  • www.nusabali.com-pedagang-jersey-berharap-euforia-piala-dunia-2022

DENPASAR, NusaBali.com - Semarak Piala Dunia Qatar 2022 mulai terasa di Kota Denpasar. Pesta akbar sepakbola empat tahunan yang diselenggarakan mulai 20 November hingga 18 Desember 2022, diharapkan memberikan momentum positif bagi para penjual jersey negara-negara peserta.

"Meskipun bisa dibilang euforia dan keramaian belum seramai saat Piala Dunia 2018 lalu, waktu itu sebulan sebelum gelaran banyak warga sudah mencari jersey dan pernak-pernik tentang piala dunia. Tetapi saat ini kami berharap di tahun 2022, disaat ekonomi sudah mulai pulih, semoga para pecinta bola di Denpasar kembali ramai memburu jersey negara peserta piala dunia," ungkap penjual jersey piala dunia dari Toko Hawaii Sports, Dhastan Rizali, Sabtu (12/11/2022).

Menurut Dhastan, ia selaku pengelola toko yang berada di Jalan Thamrin, Pemecutan, Denpasar, tokonya sudah cukup populer bagi para pecinta bola untuk mendapatkan jersey-jersey sepakbola. Dengan kisaran harga yang ia jual tergantung kualitas, mulai dari jersey kualitas biasa seharga Rp 85 ribu, hingga jersey kualitas grade premium seharga Rp 295 ribu.

"Dan yang paling mahal grade authentic atau orang sering bilang grade player issue, itu harganya mencapai jutaan rupiah, tapi untuk kualitas ini kami tidak stok terlalu banyak, karena tergantung pesanan," ujar Dhastan

Lebih lanjut Dhastan mengungkapkan untuk momen piala dunia 2022, yang paling banyak dicari warga Denpasar di tokonya, ialah jersey Timnas Jerman.

"Dalam sehari ada saja pembeli yang datang, selain itu negara-negara populer seperti Brasil, Argentina, Belanda dan Portugal banyak juga yang tanya, tapi lebih banyak Jerman," terangnya.

Ia pun menjelaskan selain jersey dewasa dan anak-anak, ditokonya juga menjual pernak-pernik lainnya, seperti topi, gantungan kunci, hingga bendera kontestan negara peserta.

Selain itu, menurut salah satu penjual jersey piala dunia lainnya yang berada di Jalan Sumatera, Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, yaitu toko Calcio Sport mengatakan, semenjak berubahnya gaya belanja masyarakat yang beralih ke belanja online, kini malah tokonya banyak menerima pesanan dari luar Bali.

"Euforia penjualan mulai terlihat, tapi terasa pelan-pelan tak seperti empat tahun lalu, untuk jersey malah yang pesan banyak dari luar daerah, sementara untuk pernak-pernik lainnya banyak yang mencari bendera," tutur Yuliani selaku owner toko Calcio Sport.

Menurut Yuliani yang telah membuka Calcio Sport sejak tahun 1999 ini mengatakan dibandingkan penjualan jersey, saat ini di tokonya lebih ramai para pembeli datang mencari bendera negara-negara kontestan.

"Karena di toko kami paling lengkap, tersedia 32 bendera negara kontestan peserta dengan berbagai ukuran, mulai dari negara populer sampai yang tak populer tersedia," tuturnya.

Hal itulah membuat jersey kalah saing di tempatnya, Yuliani menambahkan orderan terbanyak datang dari kalangan pebisnis hotel, vila maupun restauran yang ingin menyemarakan tempat usahanya dengan ornamen bendera negara peserta.

"Tapi ke depannya kami berharap penjualan jersey kembali ramai lagi, apalagi saat ini negara-negara top seperti Brasil, Prancis, Portugal, Jerman sudah umumkan daftar pemainnya yang akan berlaga, biasanya momen itu akan diikuti dengan para pendukungnya untuk mencari jersey kebanggan negara favoritnya," tandas Yuliani. *aps

Komentar