nusabali

Dam Parit dan Embung Penunjang Pertanian Dibangun di Tiga Lokasi

  • www.nusabali.com-dam-parit-dan-embung-penunjang-pertanian-dibangun-di-tiga-lokasi

SINGARAJA, NusaBali
Sarana penunjang pertanian berupa dam parit dan embung dibangun di tiga titik wilayah Buleleng. Tempat penampungan air ini dibangun untuk menjaga ketersediaan air untuk pertanian dan peternakan pada musim kemarau.

Seluruh anggaran pembangunan sarana pertanian itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Data Dinas Pertanian Buleleng, sarana dam parit yang dibangun ada di Subak Babakan Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Buleleng dan Subak Lanyahan, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Sedangkan embung pertanian dibangun di lahan kelompok tani Sato Nandaka Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Pertanian, Dinas Pertanian Buleleng Made Siladharma, Jumat (16/9) menjelaskan, masing-masing dialokasikan anggaran Rp 120 juta. Dana pembangunan tempat penampungan air ini dikelola secara swakelola oleh subak dan kelompok tani. “Saat ini untuk dam parit pengerjaannya sudah tuntas 100 persen, sedangkan embung masih berprogres di 60 persen,” ucap Siladharma seizin Kadis I Made Sumiarta.

Menurutnya dam parit dapat dibangun dengan ketentuan memanfaatkan saluran irigasi dengan lebar 5 meter dan tinggi 50 sentimeter. Dam parit ini disiapkan untuk menunjang ketersediaan air lahan padi.

Sedangkan embung diperuntukkan untuk pertanian hortikultura, perkebunan dan peternakan. Embung air yang dibangun memiliki luas 500 meter persegi. “Tujuan pemerintah membangunkan dam parit dan embung ini, dapat dimanfaatkan oleh petani dan peternak menampung air hujan dan bisa dimanfaatkan pada musim kemarau untuk keperluan pengairan sawah, penanaman pakan ternak, sanitasi hingga minum ternak,” imbuh dia.

Sementara itu, bantuan pembangunan sarana penunjang pertanian ini diberikan pemerintah pusat berdasarkan usulan dari petani dan kelompok tani. Dia pun mengatakan, program ini sebenarnya diprioritaskan untuk daerah-daerah yang mengalami kesulitan air pada musim kemarau.

Namun sejauh ini masih terkendala syarat penyiapan lahan yang akan digunakan sebagai embung. “Syarat penyiapan lahan untuk pembangunan embung seluas 2 are ini masih menjadi kendala di kelompok petani, sehingga pengadaan program baru bisa di kelompok yang sudah siap,” jelas Siladharma. *k23

Komentar