nusabali

Jasad Misterius Diyakini Nenek Cening

  • www.nusabali.com-jasad-misterius-diyakini-nenek-cening

Polisi  batal melakukan tes DNA setelah pihak keluarga meyakini jasad misterius adalah nenek Cening Andri beradasarkan pakaian yang dikenakan.

SINGARAJA, NusaBali
Identitas jasad misterius yang ditemukan di Banjar Dinas Kajanan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, diyakini sebagai jasad seorang nenek bernama Cening Andri, 72. Dadong asal Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan ini sempat dilaporkan menghilang. Keluarga korban meyakini jasad yang ditemukan dalam kondisi sudah mejadi tulang belulang tersebut dari ciri-ciri dan pakaian terakhir yang digunakan Cening Andri.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya mengatakan, pihak keluarga Cening meyakini jika mayat tersebut adalah Cening. Hal ini setelah mengidentifikasikan ciri-ciri jenazah. Saat ditemukan, jasad terbalut baju kaos berwarna coklat, celana panjang bergaris merah, lutut menonjol serta rambut beruban. Pakaian itu, diyakini pihak keluarga, sama dengan pakaian yang digunakan oleh Cening saat meninggalkan rumah sejak bulan Juli lalu.

"Sudah diakui, pihak keluarga yakin dari ciri-ciri jenazah dan pakaian yang digunakan adalah keluarganya yang sempat hilang," kata AKP Sumarjaya, Minggu (21/8).

Menurut AKP Sumarjaya, dengan telah diyakininya identitas mayat tersebut adalah korban Cening, polisi pun batal melakukan tes DNA. Sebelumnya, polisi sudah sempat mengambil DNA dari mayat tersebut untuk dicocokkan dengan keluarga Cening. Tes DNA pun batal dilakukan karena korban tidak memiliki saudara kandung dan anak kandung.

Kata AKP Sumarjaya, penyebab tewasnya mayat tersebut hingga kini ini belum diketahui. Sebab untuk mengetahui penyebab tewasnya, harus melalui tindakan autopsi. Sementara pihak keluarga, menolak jika jenazah tersebut diotopsi. "Pihak keluarga meminta agar jenazah tidak diautopsi. Sehingga penyebab tewasnya belum diketahui," ujarnya.

Untuk sementara saat ini jasad Nenek Cening masih dititipkan di ruang jenazah RSUD Buleleng oleh pihak keluarga. "Jenazahnya akan segera diaben. Tapi sekarang masih dititip oleh keluarga di RSUD Buleleng," kata AKP Sumarjaya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga di Banjar Dinas Kajanan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan digegerkan dengan penemuan mayat, yang sudah menjadi tulang belulang, pada Kamis (18/8) petang sekitar pukul 18.00 Wita. Mayat itu ditemukan oleh seorang petani setempat bernama Made Sukerta, 50.

Awalnya, Sukerta mencium bau busuk di sekitar lokasi penemuan saat berangkat ke kebunnya. Setelah ditelusuri ditemukan mayat yang sudah menjadi tulang belulang. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi. Petugas Inafis Polres Buleleng mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Selanjutnya mayat dievakuasi ke RSUD Buleleng. *mz

Komentar