nusabali

PLN Tambah Daya 3,5 MW di Nusa Penida

  • www.nusabali.com-pln-tambah-daya-35-mw-di-nusa-penida

Pemakaian listrik saat puncak kunjungan wisatawan sebelum pandemi Covid-19 atau 2019 di Nusa Penida mencapai 9,8 MW.

SEMARAPURA, NusaBali
Kebutuhan tenaga listrik di pulau/Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, meningkat saat Hari Suci Galungan maupun saat terjadi peningkatan kunjungan wisatawan karena musim liburan. Untuk mengantisipasi kekurangan listrik di Nusa Penida, saat ini dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan daya 3,5 mega watt (MW), yang akan beroperasi Oktober 2022.

Sedangkan, untuk kapasitas daya listrik di Nusa Penida mencapai 10 MW dengan menggunakan 7 unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Sedangkan, pemakaian listrik saat puncak kunjungan wisatawan sebelum pandemi Covid-19 atau 2019 di Nusa Penida mencapai 9,8 MW. "Kami berharap dengan penambahan daya dengan energi terbarukan (PLTS) ini kelistrikan di Nusa Penida akan semakin siap seiring peningkatan pariwisata," kata Manager PLN Klungkung Komang Tria Aprianta, saat ditemui Jumat (10/6).

Lebih lanjut, pemakaian listrik di Kecamatan Nusa Penida saat Galungan mencapai 6,2 MW pada siang hari, dan 7 MW saat malam hari. Namun, pemakaian listrik justru meningkat saat rahina Penampahan Galungan mengapai 6,2 MW pada siang hari dan malam hari 7,3 MW. ‘’Peningkatan terjadi menjelang Galungan, mungkin karena banyak masyarakat yang pulang kampung, untuk suplay listrik masih aman karena kapasitas listrik Nusa Penida 10 MW," kata Komang Tria.

Guna peningkatan pariwisata menjelang liburan, PLN juga optimis listrik di Nusa Penida masih terpenuhi, hal ini yang digunakan perbandingan saat puncak kunjungan wisatawan sebelum pandemi melanda atau 2019 lalu, dengan pemakaian listrik mencapai 9,8 MW. "Terkait adanya PLTS total kelistrikan di Nusa Penida mencapai 13,5 MW," kata Komang Tria.

Jelas dia, pembangunan PLTS ini sudah direncanakan sejak 2019 lalu, karena melihat kebutuhan listrik dan program penambahan daya listrik dengan energi terbarukan. Namun, karena terjadi pengurangan pemakaian listrik karena pandemi maka pembangunan PLTS itu ditunda. Kemudian melihat melandainya Covid-19 dan dibuka kembali pariwisata, maka PLTS itu kini dilanjutkan. "Target kami beroperasi Oktober 2022 ini," kata Komang Tria.*wan

Komentar