nusabali

Terjaring Razia, 8 Gepeng Dipulangkan

  • www.nusabali.com-terjaring-razia-8-gepeng-dipulangkan

SINGARAJA, NusaBali
Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Tim Cepat Gesit Tanggap (CGT) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buleleng, menggelar razia gelandangan dan pengemis (gepeng) di seputaran Kota Singaraja, pada Senin (30/5) pagi.

Hasilnya, petugas menjaring delapan  orang gepeng dan langsung memulangkannya ke daerah asal, Muntigunung, Kecamatan Kubu, Karangasem. “Dari 8 orang gepeng yang terjaring, 3 orang merupakan laki-laki dan 5 orang perempuan. Dari jumlah itu, terdapat 3 orang gepeng yang masih balita,” kata Kepala Dinsos Buleleng, I Putu Kariaman Putra.

Kata Kariaman, para gepeng yang terjaring langsung diberikan pembinaan mereka agar tidak lagi mengulangi perbuatannya. Menurutnya, aksi gepeng tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan ketertiban Kota Singaraja.

"Setelah pembinaan diberikan, para gepeng tersebut kami fasilitasi untuk pemulangan mereka ke asal masing-masing. Semua gepeng yang terjaring pada hari ini berasal dari luar Kabupaten Buleleng," ujar Kariaman.

Kariaman mengimbau pada masyarakat Buleleng serta Kota Singaraja khususnya agar tidak lagi memberikan uang kepada gepeng yang dijumpai. Namun warga diminta segera melapor kepada Tim CGT Dinsos maupun Satpol PP. Agar para gepeng bisa ditindak dan diberi pembinaan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Buleleng I Gede Arya Suardana mengatakan operasi penertiban dilakukan pada sejumlah titik di kawasan Pantai Lovina, Pantai Penimbangan, dan Desa Pemaron.

Dalam razia kali ini, pihaknya bersama 10 orang personel juga menyasar sejumlah traffic light di seputaran Kota Singaraja.  "Selain gepeng, kami juga menertibkan baliho liar dan pedagang kaki lima yang melanggar tata ruang," singkatnya. *mz

Komentar