nusabali

Pasca Berlaku Bebas Antigen/PCR, Wisatawan di Denpasar Naik 7 Persen

  • www.nusabali.com-pasca-berlaku-bebas-antigenpcr-wisatawan-di-denpasar-naik-7-persen

DENPASAR, NusaBali
Sejak ditetapkannya wisatawan masuk Bali bebas test antigen/PCR dengan syarat vaksin lengkap dan booster, kunjungan di Kota Denpasar meningkat sekitar 7 persen.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar MA Dezire Mulyani saat dikonfirmasi di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (15/3). Dezire mengungkapkan, pembebasan tes antigen/PCR bagi wisatawan masuk Bali memberikan keringanan bagi wisatawan khususnya dari mancanegara. Sebelumnya karena aturan karantina dan PCR bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) membuat pariwisata di Kota Denpasar anjlok.

“Kalau sekarang sudah ada peningkatan walaupun sedikit. Tetapi itu berpengaruh dengan adanya pembebasan tes antigen/PCR bagi wisatawan masuk ke Bali. Peningkatan ada sampai 7 persen,” kata Dezire.

Dezire menambahkan, peningkatan ini diharapkan terus terjadi di bulan berikutnya. Sebab, selama ini pelaku pariwisata sangat menginginkan pariwisata kembali dibuka, dan wisatawan kembali berdatangan ke Bali khususnya Denpasar yang memiliki tempat wisata di kawasan Sanur, Denpasar Selatan.

Akan tetapi, kendala yang masih dihadapi yakni sejumlah negara belum memberikan izin warganya berlibur ke Indonesia. “Kami sudah buka, negara lain ada yang belum memperbolehkan warganya ke Indonesia. Itu menjadi dilema juga bagi pelaku pariwisata,” ucap Dezire.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Denpasar Ida Bagus Gede Sidharta Putra, mengatakan saat ini memang ada kenaikan kunjungan, namun kunjungan itu belum terlalu signifikan kendati ada kemudahan yang diberikan pemerintah. “Dengan kemudahan aturan sekarang, ada kenaikan wisman tetapi itu belum signifikan,” ujar Gusde Sidharta.

Dia berharap, semakin banyak wisman yang bisa datang ke Denpasar. Apalagi, kemudahan yang diberikan selain terkait karantina juga pembebasan tes antigen/PCR bagi PPLN yang sudah melakukan vaksinasi lengkap sebanyak dua kali atau booster. “Semoga semakin banyak maskapai (dari luar negeri) yang landing di Bali dan market confident tumbuh, semakin ramai ke depannya,” kata Gusde Sidharta. *mis

Komentar