nusabali

Badung Programkan Gebyar Vaksinasi Tiap Sabtu

  • www.nusabali.com-badung-programkan-gebyar-vaksinasi-tiap-sabtu

MANGUPURA, NusaBali
Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Badung terus mengalami penurunan. Per Selasa (15/3) tercatat hanya ada penambahan 46 kasus.

Sedangkan angka kesembuhan lebih banyak, yakni sebanyak 84 orang, dan nihil kasus meninggal. Seiring perkembangan kasus yang kian melandai, Pemkab Badung akan memfokuskan gebyar vaksinasi setiap Sabtu di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung.

Hal tersebut terungkap dalam hasil rapat evaluasi pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa, di Ruang Pertemuan Sekda, Puspem Badung, Selasa (15/3). Turut hadir Wakapolres Badung Kompol I Ketut Dana, Kabag Ops Polres Badung Kompol I Gede Made Surya Atmaja, pimpinan OPD terkait, Ketua PHRI Kabupaten Badung I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung AA Putu Sutarja, dan Dewa Putu Metayana sekali perwakilan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA).

Adi Arnawa mengatakan hasil evaluasi yang dilakukan, ada dua hal yang menjadi atensi untuk jangka pendek. Pertama dilakukanya gebyar vaksinasi dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. “Jadi, gebyar vaksinasi akan dilakukan setiap Sabtu di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung. Karena dari pantauan hasil di lapangan, bahwa masyarakat lebih nyaman dengan tempat luas, tempat parkir aman, sehingga masyarakat cenderung memilih vaksinasi di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung,” jelasnya.

Kemudian, dengan kehadiran para wisatawan mancanegara, Pemkab Badung ingin membuat suatu percepatan penanganan dari segi kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) rumah sakit. Menurut Adi Arnawa, ada 10 rumah sakit di Badung dan 8 di antaranya melayani Covid-19 termasuk RSD Mangusada. “Walaupun situasi Covid-19 di Badung melandai, diharapkan rumah sakit tetap menyiapkan beberapa ruangan untuk menangani pasien Covid-19, sehingga para wisatawan tidak akan ragu-ragu untuk datang ke Bali,” kata birokrat asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan ini.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr Nyoman Gunarta, mengatakan terkait situasi terkini kasus Covid-19 yang ada di Badung saat sudah melandai, mengikuti juga perkembangan di nasional. Untuk tingkat vaksinasi kemarin sudah di angka 38,4 persen untuk vaksinasi booster dan 10 persennya merupakan sumbangan dari TNI-Polri dan pihak lainnya. “Untuk pembukaan pariwisata, di Badung sudah memenuhi syarat, di samping diarahkan tingkat vaksinasi Booster ada di angka 30 persen dan tetap bergerak sampai hari ini (kemarin),” jelas mantan Dirut RSD Mangusada tersebut.

Terkait penanganan Covid-19, kata dr Gunarta, akan tetap memikirkan di hulunya, yakni untuk menyaring orang yang masuk ke Badung, sehingga sedikit mungkin terpapar Covid-19. Dan jika ada yang terpapar Covid-19 akan diarahkan ke tempat isolasi, dilanjutkan dengan proses tracing dan tracking akan tetap dilakukan. “Peran dari stakeholder sangatlah penting untuk tetap mengedepankan prokes khususnya di tempat keramaian dan tempat wisatawan,” tegasnya. *ind

Komentar