nusabali

Warga Griya Intaran Indah Seririt Mesadu ke DPRD

Akses Jalan Menuju Perumahan Diklaim Individu

  • www.nusabali.com-warga-griya-intaran-indah-seririt-mesadu-ke-dprd

SINGARAJA, NusaBali
Belasan perwakilan warga yang tinggal di Perumahan Griya Intaran Indah di Dusun Kundalini, Desa Umeanyar, Kecamatan Seririt, Buleleng mendatangi gedung dewan, Selasa (25/1).

Mereka meminta difasilitasi untuk menuntaskan persoalan akses jalan masuk ke perumahan mereka yang saat ini diklaim oleh individu dengan memegang Sertifikat Hak Milik (SHM).

Kedatangan perwakilan warga diterima langsung Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan Komisi I DPRD Buleleng. Kuasa hukum warga Perumahan Griya Intaran Nyoman Mudita mengatakan sebenarnya mereka tidak menemui persoalan berarti sejak tahun 2004 silam membeli tanah beserta rumah di perumahan tersebut. Seluruh urusan angsuran dan pelunasan sudah tuntas hingga 89 KK yang tinggal di sana sudah mengantongi SHM masing-masing.

Namun sebulan yang lalu, warga Griya Intaran mendapatkan kiriman fotocopy SHM dan lampiran surat. Dalam lembar fotocopy sertifikat tersebut, menjelaskan kepemilikan lahan seluas 3 are yang selama ini dimanfaatkan sebagai akses jalan oleh warga setempat. Sedangkan lembar surat di bawahnya merupakan surat pemberitahuan oknum yang mengklaim jalan tersebut.

“Kami sudah 20 tahun menempati perumahan itu, bahkan sejumlah fasilitas umum termasuk jalan sudah diserahkan ke Pemkab Buleleng, sudah tidak ada masalah. Lalu sekarang ada orang ujug-ujug mengklaim bahwa jalan masuk ke perumahan kami adalah milik pribadi,” ucap Mudita.

Menurutnya yang ganjil, fotocopy SHM yang mengklaim akses jalan mereka tidak ada hubungannya dengan sertifikat induk. Warga perumahan mengaku sudah sempat menelusuri hal tersebut ke Kantor Pertanahan Buleleng. “Saya kira tidak masuk akal klaim yang tiba-tiba muncul. Padahal jalan kami dengan panjang 15 meter dan lebar 5 meter sudah ditembok bertahun-tahun tapi kenapa baru dipermasalahkan. Kami minta Komisi I DPRD datang ke lokasi untuk melihat persoalan kami,” imbuh dia.

Selain itu yang menjadi keberatan warga, dalam lampiran surat yang dikirimkan bersamaan dengan copian SHM baru itu, oknum yang mengklaim jalan menyebut warga perumahan melakukan penyerobotan. Bahkan akses jalan masuk perumahan disebut akan ditutup jika warga tidak melakukan pendekatan secara kekeluargaan.

Sementara itu Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna mengatakan dewan segera akan menindaklanjuti laporan dan keluhan warga Griya Intaran Indah. Komisi I DPRD Buleleng segera akan mengagendakan turun ke lokasi. Setelah itu baru akan diagendakan untuk mengundang instansi terkait untuk mengetahui duduk perkara dan kejelasan akses jalan yang menjadi masalah saat ini. “Tentu akan kami tindak lanjuti dengan mediasi dan fasilitasi persoalan di masyarakat. Penyelesaiannya akan diupayakan dengan cara kekeluargaan,” ungkap Supriatna yang juga Sekretaris DPC PDIP Buleleng ini. *k23

Komentar