nusabali

Belum Ditemukan, Pencarian Tersisa Satu Hari

Ibu dan Anak Korban Hanyut di Sungai Kalibaru

  • www.nusabali.com-belum-ditemukan-pencarian-tersisa-satu-hari

SINGARAJA, NusaBali
Pencarian terhadap Ni Luh Wardani, 48, bersama anaknya, Kadek Restini, 9, yang hilang akibat hanyut terseret arus sungai Kalibaru, Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, pada Kamis (20/1) belum membuahkan hasil.

Operasi SAR gabungan pencarian korban ibu dan anak tersebut pun kini tersisa satu hari. Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Buleleng, Dudi Librana Marjaua mengatakan, pencarian pada hari keenam Kamis kemarin dilakukan dengan tetap menggunakan dua rubber boat milik Basarnas dan Polair Polres Buleleng. Penyisiran dilakukan hingga 3.7 nautical mile (Nm) ke timur dan barat dari perairan Eks Pelabuhan Buleleng.

Selain itu, pencarian juga dibantu oleh Polairud Polda Bali dengan menggunakan perahu karet aigator, dari perairan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, hingga perairan Kecamatan Banjar. Petugas gabungan juga melakukan penyisiran pantai hingga sejauh 2,5 kilometer ke arah barat dan timur dari Pelabuhan Buleleng.

Pencarian darat juga dilakukan oleh personel Damkar Buleleng hingga perairan Ponjok Batu, Kecamatan Tejakula. Seluruh upaya yang dikerahkan tersebut belum membuahkan hasil. Belum ada tanda-tanda keberadaan korban ditemukan. "Korban maupun barang-barang miliknya seperti pakaian maupun jenis lainnya belum kami temukan," ujar Dudi

Petugas gabungan SAR telah berupaya keras menemukan keberadaan kedua korban. "Kami sudah melaksanakan penyisiran secara maksimal, hingga memperluas wilayah penyisiran. Terkait kemungkinan masih tersangkut di dasar laut memang ada, namun pencarian kami maksimalkan di permukaan," imbuh Dudi.

Dudi menambahkan, keluarga korban juga sempat ikut melakukan pencarian empat kali. Baik menyusuri Sungai Kalibaru, atau penyusuran di perairan dengan menggunakan rubber boat.

Dengan berakhirnya operasi SAR kemarin, pencarian pun hanya tersisa satu hari pada Jumat (21/1) ini. Namun pihaknya akan membuka operasi evakuasi jika ada tanda-tanda keberadaan korban ditemukan. "Apabila korban tidak ditemukan, maka pencarian akan kami tutup. Kami akan membantu mengevakuasi korban, apabila ditemukan," pungkasnya.*mz

Komentar