nusabali

Sampah Kiriman di Badung Tembus 1.100 Ton

Dinas LHK Kerahkan 500 Petugas Kebersihan

  • www.nusabali.com-sampah-kiriman-di-badung-tembus-1100-ton

MANGUPURA, NusaBali
Sejak kemunculan sampah kiriman pada awal Desember lalu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung mencatat sudah menangani sebanyak 1.100 ton sampah di sepanjang pesisir pantai yang ada di sebelah barat wilayah Badung.

Dari total tersebut, terdapat 800 ton masih disimpan di stopover yang ada. Sementara sisanya sudah diangkut ke TPA Suwung, Denpasar Selatan. Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Kebersihan, Bahan Berbahaya dan Beracun, Dinas LHK Badung I Putu Suantara, mengatakan selama dua pekan belakangan ini, pihaknya sudah mengevakuasi sebanyak 1.100 ton sampah kiriman dari bibir pantai.

Sampah kiriman yang menepi di sepanjang pesisir pantai berupa ranting pohon, batang pohon, batok kelapa, dan sampah plastik. “Jumlah sampah kiriman sebanyak 1.100 ton itu akumulasi dari seluruh sampah yang ada di pantai khususnya di sebelah barat,” kata Suantara, Minggu (19/12).

Dalam menangani sampah kiriman tersebut, Dinas LHK mengerahkan sedikitnya 500 petugas kebersihan. Petugas tersebar di seluruh pantai yang terkena dampak langsung dari sampah kiriman, di antaranya di Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak.

Suantara lebih lanjut mengatakan, sampah kiriman yang dikumpulkan oleh petugas kebersihan sebagian besar masih dikumpulkan di stopover atau tempat persinggahan. “Kalau seperti sampah plastik itu kita langsung tangani. Namun, kalau sampah ranting kayu dan batang kayu itu kita kumpulkan dahulu di stopover yang ada,” jelasnya.

Dikatakan, sampah kiriman terpaksa dikumpulkan di stopover, karena petugas harus cepat menangani sampah kiriman yang terus menepi, sehingga tidak terjadi penumpukan. Untuk pembersihan, seperti biasanya dilakukan pagi hari, namun sampah kiriman kembali muncul pada siang dan menjelang sore.

“Bahkan, beberapa kali proses pembersihan terkendala air pasang. Jadi, saat ini kita kerjakan di pagi hari. Makanya hasil pembersihan itu kita kumpulkan dulu di titik terdekat, agar yang masih tersisa di pantai cepat ditangani,” tegas Suantara.

Dari total 1.100 sampah kiriman yang dikumpulkan, sekitar 300 ton sudah diangkut ke ke TPA Suwung. Sementara, sisanya 800 ton masih dikumpulkan di stopover. Untuk yang di stopover, Suantara menambahkan akan diangkut ke TPA secara bertahap. “Sampah yang di stopover secepatnya akan kami angkut. Saat ini kendalanya karena sampah kiriman itu terus berdatangan. Makanya fokus pembersihan dulu, baru setelah itu dievakuasi,” tandas Suantara. *dar

Komentar