nusabali

Kantor MDA Kabupaten Gianyar Diresmikan

Dibangun Gunakan APBD Gianyar Rp 3,4 Miliar

  • www.nusabali.com-kantor-mda-kabupaten-gianyar-diresmikan

GIANYAR, NusaBali
Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar bertepatan dengan rahina Purnama Kapitu pada Saniscara Pon Pahang, Sabtu (18/12) Pukul 11.00 Wita.

Koster didampingi Bupati Gianyar Made ‘Agus’ Mahayastra sempat meninjau area kantor yang dibangun di atas lahan seluas 7 are ini di Jalan Ksatrian Gianyar. Koster meresmikan kantor MDA Gianyar serangkaian dengan Peresmian Pasar Rakyat Gianyar, Gedung Ayodya RSUD Sanjiwani serta pengukuhan Sekar Pucuk Bang sebagai maskot kota Gianyar.

Menurut Koster, kantor MDA Kabupaten Gianyar paling spesial. Karena dari 9 Kabupaten/kota hanya Gianyar yang menggunakan APBD sebesar Rp 3,4 miliar untuk membangun kantor ini. Sedangkan selain Gianyar, Koster mengupayakan lewat CSR dengan nilai total Rp 30 miliar lebih. "Satu-satunya yang menolak dibantu adalah Gianyar. Bagus ini, menunjukkan komitmen Bupati Gianyar terhadap adat," pujinya.

Meski sumber dana berbeda, kantor MDA Gianyar tetap senada dengan kantor MDA di kabupaten/kota lain. "Ini kantor ke 8 yang saya resmikan. Standarnya sama se Bali. Tinggal satu di Klungkung yang tahun 2022," ujarnya.

Dengan adanya kantor, Desa Adat memiliki tempat yang layak untuk berkegiatan maupun menyampaikan permasalahan-permasalahan adat. "Karena desa adat adalah warisan leluhur. Kalau kita menjaga ndak bisa, kebangetan. Dosa kita sama leluhur. Bali ini unik, tidak ada duanya di dunia. Unggul bidang budaya, eksistensi kuat sehingga bisa tetap survive beri kesejahteraan," jelas Koster.

Untuk diketahui kantor MDA Kabupaten Gianyar dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp 3.422.184.286 atau Rp 3.14 miliar lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Gianyar. Tak hanya kepeduliannya kepada desa adat, Gubernur Koster juga mengapresiasi kebijakan Bupati Mahayastra terkait biaya berobat gratis bagi masyarakat Gianyar terlebih lagi dengan diresmikannya Gedung Ayodya RSUD Sanjiwani akan menambah kenyamanan bagi masyarakat Gianyar yang sedang menjalani pengobatan.

Terkait pembangunan gedung C Ayodya (gedung Rawat Inap) RSUD Sanjiwani Gianyar, Bupati Mahayastra mengatakan nilai kontrak pembangunannya sebesar 148.509.244.800 dengan rincian pembangunannya dibiayai melalui dana PEN 2020 sebesar Rp 81.005.095.299 dan dana PEN 2021 sebesar Rp 67.504.149.501. Adapun Gedung Rawat Inap tersebut terdiri dari Ruangan Isolasi, Ruangan Psikiatri, Ruangan Chemotherapy, RuanganVK Bersalin, Ruangan PICU dan NICU, Ruangan Perawatan Kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas VIP dan kelas VVIP, Ruangan Tetanus, Ruangan Burn Unit serta Stroke Centre.

Bendesa Madya MDA Kabupaten Gianyar, drh Anak Agung Alit Asmara mengatakan peresmian kantor MDA Gianyar menjadi spirit bagi jajarannya. "Sudah terbukti komitmen Gubernur dalam memperkuat desa adat di Bali. Ini jadi spirit, menambah semangat kerja kami membangun desa adat," jelasnya. Sejumlah ruang kerja ditinjau oleh Gubernur Bali, harapannya agar dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik. "Krama urusan desa adat pasti kami layani. Kami di sini juga bersama PHDI Gianyar," imbuhnya. *nvi

Komentar