nusabali

Putu Christiani Berharap Indonesia Tuan Rumah APG

  • www.nusabali.com-putu-christiani-berharap-indonesia-tuan-rumah-apg

JAKARTA, NusaBali
Mundurnya Vietnam sebagai tuan rumah ASEAN Para Games (APG) 2022 membuat Nasional Paralympic Committe (NPC) Indonesia ingin menggantikan sebagai tuan rumah.

Bahkan, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun telah berbicara dengan Presiden Joko Widodo saat menyaksikan final bulutangkis Peparnas di GOR Cendrawasih, Papua. Secara lisan presiden menyatakan mendukung.

Atlet para bulutangkis Putu Christiani berharap besar, Indonesia menjadi tuan rumah APG 2022. "Semoga Indonesia menjadi tuan rumah lagi setelah 10 tahun lalu. Saat itu, APG berlangsung di Solo, Jawa Tengah pada tahun 2011," ujar Putu Christiani kepada NusaBali, Selasa (16/11).

Menurut peraih medali perunggu Peparnas Papua ini, jika Indonesia menanti waktu menjadi tuan rumah akan sangat lama dan membutuhkan waktu puluhan tahun. Namun, dengan menjadi pengganti dari Vietnam bisa mempercepat Indonesia sebagai tuan rumah. Selain itu, Putu Christiani memiliki peluang membela Indonesia kembali.

Ketika APG 2011, anak kelima dari lima bersaudara ini masih bermain di cabang olahraga (cabor) para atletik. Putu Christiani berhasil mempersembahkan medali emas lempar cakram dan medali perak lempar lembing. APG 2013 di Myanmar, dia meraih emas lempar cakram dan perak lempar lembing.

Terakhir Putu Christiani mengikuti APG 2015 di Singapura dengan meraih medali perak lempar lembing. "APG 2017 di Malaysia saya berangkat, tetapi nomor saya tidak dipertandingkan sehingga saya menjadi asisten pelatih," terang atlet yang juga bekerja di SLBN 2 Singaraja ini.

Putu Christiani baru bermain di cabor para bulutangkis saat Asian Para Games 2018 di Jakarta. Putu Christiani mengatakan, bila Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022 akan memiliki keuntungan. Sebab, sebagai tuan rumah dapat menentukan cabor apa saja yang dipertandingkan.
Lalu bisa mengirim banyak atlet.

Kemudian mendapat dukungan dari pemerintah dan penonton ketika bertanding sehingga menambah semangat atlet. Bila Indonesia menjadi tuan rumah APG, akan ada seleksi nasional.

Selanjutnya ada pemanggilan masuk Pelatnas. "Mudah-mudahan Indonesia menjadi tuan rumah, cabor para bulutangkis mendapat quota banyak dan saya mendapat panggilan masuk Pelatnas kembali," papar Putu Chistiani. Sambil menanti itu, Putu Christiani tetap menjalani latihan rutin para bulutangkis.

Dia juga fokus menjalani posisi sebagai Ketua NPC Kabupaten Buleleng agar menghasilkan atlet-atlet berprestasi di Bali dan Indonesia. Ketika Peparnas Papua, atlet asal Buleleng mempersembahkan satu emas, dua perak dan tiga perunggu untuk Bali. *k22

Komentar