nusabali

ASN di Tabanan Kembali Disiapkan Rapid Antigen

  • www.nusabali.com-asn-di-tabanan-kembali-disiapkan-rapid-antigen

TABANAN, NusaBali
Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tabanan kembali akan dijadwalkan untuk mengikuti rapid antigen. Kegiatan tersebut dilakukan bukan karena kasus Covid-19 di Tabanan meningkat, melainkan sebagai langkah cepat menurunkan angka kasus.

Pelaksanaan rapid antigen akan dilakukan bertahap dimulai ASN yang bertugas melayani pelayanan publik. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyom,an Suratmika menjelaskan, kegiatan rapid antigen tersebut merupakan bagian dari percepatan penemuan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga bisa dilakukan penangana sedini mungkin. Dengan harapan dapat menekan terjadinya kasus terburuk maupun kematian. “Terkait langkah yang kami lakukan ini, kami sudah berkoordinasi dengan satgas dan Forkopinda yang menekankan agar testing kembali digencarkan,” ungkapnya, Minggu (26/9).

Menurut dr Suratmika, kegiatan testing ini sebenarnya di SE Menkes sudah diatur pelayanan kesehatan setidaknya dilakukan sebulan sekali di daerah yang resiko tinggi penyebaranya. Namun karena banyak yang perlu ditangani saat tingginya kasus sebelumnya pelaksanaan rapid tes baru bisa dilakukan sekarang. “Untuk itu penurunan kasus ini kami akan jadikan momen lebih melakukan percepatan penurunan kasus Covid-19.” imbuhnya.

Dia menjelaskan, kegiatan rapid test ini akan dilakukan bertahap seiring dengan terbatasnya petugas dan ketersediaan rapid antigen tersebut. Dalam sekali pelaksanaan nanti petugas hanya bisa melayani 50 - 100 orang. Bahkan bulan Agustus kemarin Tabanan sudah di droping stok alat rapid sebanyak 20 ribu. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Tabanan untuk membuat jadwal pelaksanaan ini,” tegasnya.

Disisi lain, tingkat hunian pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 dan tempat isolasi, sudah menurun. Namun dia meminta kepada seluruh masyarakat tetap waspada, karena virus ini tak bisa diprediksi kapan akan berakhir. “Tetap disiplin diri terapkan prokes dengan baik, jangan lengah-lengah meskipun kasus sudah turun,” pesan pejabat asal Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan ini. *des

Komentar