nusabali

Kumat, Penjaga Warung Makan Tewas di Kamar

  • www.nusabali.com-kumat-penjaga-warung-makan-tewas-di-kamar

GIANYAR, NusaBali
Seorang perempuan penjaga Warung Makan Ningsih, Suwarma,60,  meninggal dalam kamar ruko di Jalan Bypass Prof DR IB Mantra, Banjar Patolan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Minggu (5/9).

Korban meninggal diduga karena sakit asam lambungnya kumat saat tidur. Informasi dihimpun, sekitar pukul 09.30 Wita, korban asal Bondowoso, Jawa Timur itu dijenguk oleh tetangganya, Ni Wayan Emi,49. Saksi Wayan Emi bermaksud membangunkan korban. Kkarena biasanya, warung itu  sudah buka. Namun saat itu tumben masih tutup.

Karena tidak dibukakan pintu oleh korban, maka saksi Ni Wayan Emi langsung masuk ke dalam. Saat itu, saksi melihat korban sudah ngorok dan mulutnya terbuka. Kemudian saksi mengusapkan minyak telon dan membersihkan mulut korban dan memberikan air.

Namun air tidak masuk dan korban ngorok semakin keras. Merasa khawatir, saksi Ni Wayan Emi meminta bantuan warga tetangga lain, Lukman. Hanya saja, setelah para tetangga masuk ke kamar, dilihat korban sudah meninggal. Para tetangga kemudian membantu mengangkat korban ke tempat tidur. Selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Pos Polisi Lantas Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbauh, masih di bypass Mantra.  

Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko, ketika dikonfirmasi, mengatakan personelnya sudah melakukan olah TKP terkait kematian korban. Di TKP, sebuah kamar tidur ruko yang dalam keadaan lampu menyala terang. Posisi korban saat ditemukan dalam keadaan terlentang di atas kasur dengan menggunakan baju berwarna hitam dan celana pendek merah hitam.

Menurut keterangan dari saksi Ni Wayan Emi kepada petugas kepolisian, korban semasa hidup sering mengeluh menderita sakit asam lambung dan tekanan darah tinggi. "Sakit asam lambungnya sering kambuh-kambuhan dan sering membeli obat di apotik. Sehari sebelum meninggal korban mengeluh sesak nafas dan badanya panas," jelas Kapolsek AKP Yoga.

Setelah dilakukan olah TKP, jenasah dibawa ke RS Ari Canti di Desa Mas, Kecamatan Ubud, untuk dilakukan pemeriksaan luar. Pemeriksaan luar dilaksanakan oleh dr Putu Cintya Ratnadi dan perawat I Komang Widiantara. Menurut tim medis, korban tiba dalam keadaan meninggal. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga penyebab kematian korban karena komplikasi penyakit kronis yang dideritanya yang mengakibatkan henti jantung.

Atas kondisi korban, Polsek Blahbatuh sudah menghubungi keluarga korban atas nama di Bondowoso. "Permintaan keluarga tidak akan dilakukan autopsi terhadap korban. Keluarga sudah berangkat ke Bali untuk menjemput jenazah dan akan langsung di bawa pulang ke Bondowoso. Saat ini jenazah masih dititipkan sementara di Instalasi Kamar Jenazah Rumah Sakit Ari Canti Mas," jelas AKP Yoga. *nvi

Komentar