nusabali

IMI Badung Optimis Sumbang 1 Emas

  • www.nusabali.com-imi-badung-optimis-sumbang-1-emas

MANGUPURA, NusaBali
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Badung optimis atletnya mampu menyumbangkan prestasi maksimal pada ajang PON XX/2021 di Papua pada Oktober nanti.

Optimisme itu dibangun melihat progres atlet pebalap asal Badung yang cukup meyakinkan. Apalagi pada saat Pra PON juga mampu menyabet medali emas. Harapannya, prestasi Pra PON bisa dipertahankan dan wujudkan kembali pada ajang PON Papua. Sehingga IMI Badung bisa memberikan sumbangan maksimal untuk Bali nantinya pada multi event empat tahunan antar Provinsi. "Harapan kami semoga mampu mewujudkan 1 medali emas," ucap Korwil IMI Badung, I Gede Agustina Sudarsana, Senin (26/7).

Target itu kata Agustina Sudarsana, bisa nomor perorangan. Nomor perorangan lewat I Gusti Ngurah Diva Ismayana dikategori individual dan beregu Kelas 250 CC Usia 17 tahun keatas. Dan, Aditya Permana yang turun di beregu putra kelas maksimal 250 CC usia diatas 17 tahun. "Harapan kami di perorangan dapat medali emas. Kalau tidak diperorangan, di beregu juga berpeluang dapat medali emas. Semoga saja terwujud," harap Agustina Sudarsana.

Jadi, saat ini bukan lagi bicara soal Badung semata. Melainkan bicara yang lebih besar yakni untuk kepentingan dan atas nama Bali. Untuk itu dia berharap kepada atletnya I Gusti Ngurah Diva Ismayana untuk memberikan prestasi terbaiknya untuk Bali.

Apalagi gelaran PON sudah semakin dekat. Waktu efektif persiapan tinggal dua bulan lagi tampil di ajang PON Papua. Semoga saja progres catatan waktunya terus meningkat. Sementara itu catatan waktu per lap duo pembalap Bali, I Gusti Ngurah Diva Ismayana dikategori individual dan beregu Kelas 250 CC Usia 17 tahun keatas.

Dan, I Putu Aditya Permana yang turun di beregu putra kelas maksimal 250 CC usia diatas 17 tahun semakin tajam. Menjelang dua bulan turun di ajang PON XX/2021 di Papua pada Oktober nanti, dua pembalap asal Bali itu semakin menunjukkan progres yang cukup meyakinkan.

Itu terlihat dari catatan waktu yang dia bukukan selama proses latihan di Sirkuit Tengkudak Tabanan. Best timer per lap-nya untk pebalap Diva, dulu tembus 1’ 12 detik. Sedangkan untuk Adit Permanana 1’14 detik. Dan, dalam perkembangannya progresnya terus semakin menanjak. Sekarang pebalap Diva bisa tembus 1’03 detik, dan untuk Aditya Permana 1,05 detik. *dek

Komentar