nusabali

Bulan Bung Karno, PDIP Gianyar Gelar Cerdas Cermat Bahasa Bali

  • www.nusabali.com-bulan-bung-karno-pdip-gianyar-gelar-cerdas-cermat-bahasa-bali

GIANYAR, NusaBali
DPC PDIP Gianyar akan menyelenggarakan Utsawa Widya Tarka Susastra Bali atau cerdas cermat Bahasa Bali.

Lomba ini berlangsung selama dua hari, Jumat (4/6) dan Sabtu (5/6) di Sekretariat DPC PDIP Gianyar, Jalan Banteng, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.  Ketua Panitia, I Gusti Nyoman Yasa menjelaskan lomba cerdas cermat ini digelar memaknai Bulan Bung Karno. Yang membedakan dari lomba cerdas cermat biasanya, di masa pandemi ini digelar dengan protokol kesehatan ketat. Seluruh peserta maupun pihak yang terlibat wajib mengantongi hasil rapid tes negatif atau non reaktif. Saat pelaksanaan lomba, juga dilarang menonton.

"Jumlah peserta, pendamping dan tim juri sekitar 160-an orang. Prokes kita ketat, tidak ada penonton. Kita akan batasi yang masuk, hanya yang membawa rapid tes negatif," tegasnya didampingi Wakil Ketua Panitia I Gusti Ngurah Made Serana di sela persiapan kegiatan, Rabu (2/6). Gusti Nyoman Yasa yang anggota Komisi IV DPRD Gianyar ini mengatakan peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK se Kabupaten Gianyar. Masing-masing kecamatan diwakili satu tim.

"SD ada 7 tim, SMP 7 tim dan SMA/SMK 9 tim. Akan diawali babak penyisihan. Menjaring 3 besar untuk babak final," jelasnya. Setiap kategori memperebutkan juara 1 sampai 3. "Juara 1 setiap kategori, akan menjadi utusan Gianyar untuk lomba di tingkat provinsi," jelas Gusti Nyoman Yasa.  Kriteria lomba tak jauh-jauh dari kesusastraan Bali. Termasuk busana saat lomba diwajibkan mengenakan busana adat Bali yang sopan. "Kami harap melalui lomba ini membangkitkan motivasi anak-anak Gianyar tertarik berbahasa Bali sejak dini. Tergugah nanti belajar nyastra Bali, menggunakan Basa Bali, bisa melestarikan peninggalan jaman dulu. Sira orin maca basa Bali, yen ten iraga," ujarnya.

Secara teknis, lomba akan berlangsung dua babak. Pertama soal pilihan dengan durasi waktu 30 detik. Kedua soal rebutan, durasi waktu 5 detik untuk setiap jawaban. "Tetap yang diutamakan Sor Singgih Basa Bali, misalnya bagaimana tata titi basa matur ke Griya," ujarnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar, Dewa Ngakan Putu Manuaba menambahkan, pada soal pilihan masing-masing tim akan diberikan sebuah amplop. "Kalau jawaban benar dapat nilai 100. Kalau tidak bisa jawab, kesempatan dilempar ke regu lain. Setelah itu babak rebutan," jelasnya.

Untuk jawaban babak rebutan yang benar mendapat nilai 100, yang nyaris benar nilai 50, namun yang salah akan dikurangi 50 poin. Di sinilah perlu strategi dan ketelitian setiap regu, agar tidak sekedar menjawab yang menyebabkan nilai berkurang. "Waktunya masing peserta 5 detik, mengacu pada lomba cerdas cermat," imbuhnya. *nvi

Komentar