nusabali

Kapolsek Kuta Gelar Lomba Bebas Covid-19 Antar Kelurahan

  • www.nusabali.com-kapolsek-kuta-gelar-lomba-bebas-covid-19-antar-kelurahan

DENPASAR, NusaBali
Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Gatra gelar lomba bebas Covid-19 antar kelurahan di Kecamatan Kuta, Badung. Lomba ini bertujuan untuk menjadikan Kuta zona hijau sehingga Kuta masuk dalam green zone corridor.

Lomba ini juga sebagai ajang membangun gairah masyarakat dalam menekan Covid-19. Dikonfirmasi lewat telepon, Selasa (4/5) Kompol Gatra mengatakan ada tiga poin dasar digelarnya lomba yang memperebutkan piala bergilir itu. Pertama, untuk memberikan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat khususnya personil yang dilibatkan di posko PPKM skala mikro.

Kedua, memberi semangat agar petugas baik anggota Polri, TNI, Lurah, tenaga kesehatan, Linmas, Pecalang dan lainnya agar terus bersemangat karena Covid-19 ini belum diketahui sampai kapan akan berakhir. Ketiga, sebagai terobosan kreatif supaya ujungnya masyarakat menjadi disiplin protokol kesehatan.

"Parameternya adalah tidak adanya kasus yang muncul alias zona hijau. Karena tujuan kita adalah merebut green zone corridor. Bagaimana membuat supaya tidak ada kasus covid-19 itulah seni dari personil yang ada di posko PPKM skala mikro yang diketuai oleh masing-masing lurah," ungkap mantan Kabag Ops Polresta Denpasar ini.

Kapolsek yang baru menjabat 26 April 2021 ini mengatakan ada tiga program yang harus dijalankannya, yakni menurunkan angka Covid-19 di wilayah Kuta, memantapkan sinergitas dan soliditas dalam Harkamtibmas, fokus dengan upaya-upaya pengamanan Recovery Pariwisata. Salah satu langkah yang dilakukan untuk mencapai ketiga tujuan itu adalah lewat lomba.

Langkah-langkah ini dilakukannya berangkat dari perasaan sedihnya terhadap situasi Kuta. Kuta yang dulunya hingar bingar kini sepi bagaikan kota mati apalagi di malam hari. Atas situasi itulah muncul ide untuk menciptakan program, kegiatan, dan rencana aksi dalam membangunkan gairah dan semangat masyarakat Kuta.

"Insan pariwisata sangat terpukul dengan kondisi pandemi ini. Saya juga merasa sedih kenapa Kuta yang notabene sebagai ikon pariwisata tidak masuk dalam green zone corridor dalam menerima kunjungan wisatawan mancanegara," ungkap Kompol Gatra.

Menurutnya lomba yang digelar itu tidak berat untuk dilakukan. Karena parameternya tidak ada penambahan kasus Covid-19. Apa yang dilakukan dan siapa saja yang dilibatkan semua tergantung dari masing-masing kelurahan.

"Apabila dalam kurun waktu 3 bulan berturut-turut tetap satu kelurahan zero Covid-19 maka kelurahan itu berhak menjadikan piala bergilir jadi piala tetap. Lomba ini mudah. Ini untuk memicu semangat masyarakat agar taat Prokes," tandasnya. *pol

Komentar