nusabali

Tim Yustisi Awasi Penerapan Prokes Saat Imlek

Dirikan Posko di Desa Carangsari, Kecamatan Abiansemal

  • www.nusabali.com-tim-yustisi-awasi-penerapan-prokes-saat-imlek

MANGUPURA, NusaBali
Tim Yustisi Kabupaten Badung, terus mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes).

Khusus perayaan tahun baru Imlek 2572, Jumat (12/2), tim yustisi bahkan membuat posko khusus. Salah satunya di kawasan Desa Carangsari, Kecamatan Abiansemal, Badung.

Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara, mengatakan pengawasan prokes di tengah pelaksanaan kegiatan keagamaan, adat, dan budaya, termasuk tahun baru Imlek 2572, sudah dirapatkan dengan pihak terkait pekan lalu, baik dari unsur TNI, Polri, dan tokoh agama. “Karena sudah ada SE Bupati Badung terkait PPKM mikro, jadi jumlah pesertanya dibatasi 50 orang,” kata Suryanegara.

Menurutnya, pemerintah tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan upacara agama. Namun, agar tetap mematuhi prokes guna mencegah penyebaran Covid-19 semakin luas.

Tak hanya terkait Imlek, lanjut Suryanegara, upacara keagamaan apapun diharapkan agar betul-betul mematuhi dan menerapkan prokes. “Jadi semua kegiatan keagamaan agar tetap menerapkan prokes. Karena dalam rapat itu juga disampaikan oleh saudara kita umat Kristiani, terkait persiapan untuk Paskah. Demikian juga saudara kita umat Muslim tentunya beribadah saat hari Jumat,” jelasnya.

Jika lebih dari 50 orang, mantan Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Badung itu mengimbau agar umat yang sembahyang bergilir. “Tidak seperti dulu. Sekarang PPKM mikro, maksimal 50 orang,” tegas Suryanegara.

Di sisi lain, Suryanegara mengatakan, pelanggaran prokes di masa PPKM mikro, jauh turun ketimbang saat pelaksanaan PPKM tahap pertama maupun PPKM tahap dua. Ketika PPKM pertama dan kedua, pihaknya mendapati banyak pelanggar. Bahkan, yang didenda sekitar 250 orang. Namun, saat PPKM mikro, justeru kesadaran masyarakat jauh meningkat.

“Sejauh ini baru sekitar 12 orang yang kami temukan melanggar. Tempat usaha yang melanggar juga beberapa saja. Itu pun saat kami ingatkan, mereka dalam proses tutup,” tandas Suryanegara sembari mengimbau agar masyarakat senantiasa patuh menerapkan prokes secara ketat. *ind, asa

Komentar