nusabali

Perayaan Imlek di Vihara Dharmayana Kuta Terapkan Prokes Ketat

  • www.nusabali.com-perayaan-imlek-di-vihara-dharmayana-kuta-terapkan-prokes-ketat

MANGUPURA, NusaBali
Puncak perayaan Imlek di Vihara Dharmayana Kuta, Kecamatan Kuta, Badung, pada Jumat (12/2), berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Bahkan, para petugas dari kepolisian, linmas dan muda-mudi berjaga di area masuk Vihara yang terletak di Jalan Blambangan Kuta itu. Hal ini demi memastikan setiap umat yang masuk ke area Vihara menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak).

Penanggung Jawab Vihara Dharmayana Kuta Adi Dharmaja Kusuma, mengatakan moment puncak hari raya Imlek tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dikarenakan masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga, pihaknya memberlakukan sejumlah pembatasan bagi umat yang datang berdoa. “Berhubung saat ini pandemi, kami tentunya sangat memperhatikan prokes. Bahkan, dari pintu masuk sudah ada petugas yang melakukan pengawasan, baik dari unsur kepolisian, linmas hingga tim dari kami,” kata Adi Dharmaja.

Menurut dia, setiap umat yang masuk ke area Vihara, harus mencuci tangan dan menggunakan masker. Selain itu, saat berada di dalam area Vihara, juga diwajibkan untuk menjaga jarak dari umat lainnya. Tim juga melakukan pengawasan terhadap umat saat berada di dalam Vihara. “Pengawasan oleh tim dilakukan dari pintu masuk hingga di dalam Vihara. Sebagian besar umat juga sangat paham dengan situasi saat ini dan menerapkan prokes,” kata Adi Dharmaja.

“Kalau sebelumnya kita berlakukan semua akses masuk yakni 4 pintu. Tapi, kali ini, untuk memudahkan pengawasan, hanya ada dua pintu yang di buka. Dengan demikian, kita bisa mengawasi setiap umat yang datang sembari memberikan imbauan prokes,” imbuhnya.

Adi Dharmaja melanjtkan, pada puncak perayaan Imlek tahun sebelumnya, umat melakukan persembahyangan hingga pukul 00.00 Wita. Namun, kali ini sudah ditetapkan hingga pukul 20.00 Wita saja. Sehingga, setelah waktu yang ditentukan, tidak ada lagi umat yang datang ke Vihara, melakukan persembahyangan.

Meski moment puncak perayaan Imlek dilaksanakan dengan pengawasan ketat, sejumlah umat yang datang bersembahyang tetap khusyuk. Bahkan, umat mengaku tidak terganggu dan tidak merasa risih dengan keberadaan petugas yang melakukan penjagaan. “Kalau umat biasa saja. Mereka tetap kusuk berdoa seperti biasa. Ya, di saat pandemi ini memang banyak aturan yang harus dijalani. Ini demi kebaikan bersama juga,” tandas Adi Dharmaja. *dar

Komentar