nusabali

Kodam Udayana Siapkan 1.000 Rapid Antigen Gratis di Buleleng

  • www.nusabali.com-kodam-udayana-siapkan-1000-rapid-antigen-gratis-di-buleleng

SINGARAJA, NusaBali
Rumah Sakit Tingkat IV TNI-AD Singaraja sejak Rabu (3/2) hingga Rabu (10/2) mendatang membuka layanan rapid tes antigen gratis untuk umum.

Program yang diturunkan dari Kodam IX/Udayana ini, menyiapkan seribu alat rapid antigen untuk pencegahan dini penularan Covid-19. Sebanyak 58 orang peserta rapid tes antigen dari berbagai kalangan nampak sudah berkumpul di ruang khusus di Rumkit Tingkat IV TNI-AD Singaraja, Kamis (4/2). Sebelum dites diwajibkan mengisi daftar identitas diri. Puluhan orang yang menjalani rapuid test dengan kesadarannya sendiri itu berasal dari anggota Kodim 1609/Buleleng, pesonil Satpol PP, anggota BPBD Buleleng, personil Dinas Perhubungan termasuk beberapa awak media yang bertugas di Buleleng. Mereka mendapatkan kesempatan mengingat interaksi di lapangan cukup tinggi.

Wakil Komandan Detasemen Kesehata Wilayah (Wadanden Kesyah) Singaraja, Kapten CKM Supariyanto ditemui di Rumkit TNI-AD Singaraja kemarin mengatakan program ini digelar untuk memutus mata rantai Covid-19. TNI secara kelembagaan menruutnya terus menggiatkan dan menyadarkan masyarakat dampak Covid-19 dan pencegahan melalui prokes.  “Dari Kodam mengalokasikan seribu alat rapid antigen untuk masyarakat Buleleng, mengingat secara umum di Bali dan Buleleng khususnya peningkatan kasus terjadi peningkatan,”  ungkap Kapten CKM Supariyanto.

Selain itu rapid antigen gratis itu juga dikatakannya untuk pencegahan dini penularan, karena hampir sebagian kasus terkonfirmasi positif adalah Orang Tanpa Gejala (OTG). Jika dalam pelaksnaaan rapid antigen ada peserta yang hasilnya reaktif, akan dilanjutkan denga pengambilan test swab. Peserta yang bersangkutan akan dikarantina jika memang hasil swabnya juga positif Covid-19. “Kami di rumkit ini juga sudah menyiapkan 6 ruang isolasi yang kapasitas 2-3 bed dalam satu ruangan. Tetapi kalau terbatas kami nanti berkoordinasi kembali bersama Satgas kabupaten dan RSUD Buleleng,” imbuh dia.

Dari 58 orang yang mengikuti rapid tes antigen Rabu kemarin hanya satu orang yang dinyatakan reaktif. Peserta itu salah satu personil Dinas Perhubungan Buleleng. Wadanden Supariyanto mengaku akan mengkoordinasikan dengan tim Satgas Covid-19 untuk ditindak lanjuti. Sementara itu Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa dihubungi terpisah Rabu (4/2) kemarin mengatakan upaya pelayanan rapid atigen gratis yang dilakukan TNI-AD telah membantu tracing baik menggunakan pola sampel acak, maupun di tempat keramaian yang berpotensi terjadi penularan.

Satgas kabupaten pun disebut Suyasa siap menerima dan melakukan penanganan jika dalan tracing acak yang dilakukan TNI ditemukan kasus konfirmasi. “Kalau memang ditemukan pasti kami tangani dengan biaya ditanggung pemerintah. Seperti 3 orang kemarin hasil rapid di Pura Agung Jagatnatha hari ini sudah di swab dan hasilnya masih menunggu dari Lab PCR RSUD Buleleng,” sebut pria yang juga Sekda Buleleng ini. *k23

Komentar