nusabali

Bupati Eka Berhalangan, Ketua DPRD Tak Lolos Screening

Vaksinasi Perdana Covid-19 di Kabupaten Tabanan

  • www.nusabali.com-bupati-eka-berhalangan-ketua-dprd-tak-lolos-screening

TABANAN, NusaBali
Kabupaten Tabanan laksanakan vaksinasi Covid-19 perdana bertempat di BRSU Tabanan, Rabu (27/1) mulai pukul 09.00 Wita.

Sejumlah pejabat di Tabanan mengikuti vaksinasi tahap satu ini. Namun satu pejabat, yakni Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga tak lolos screening karena kadar gula yang bersangkutan belum  normal. Vaksinasi perdana tak diikuti Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti karena berhalangan hadir.

Pejabat yang mendapat vaksinasi pertama adalah Dandim 1619 Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto, kemudian disusul pejabat lainya mulai dari Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Suratmika, Sekda Tabanan I Gede Susila kemudian Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan Direktur BRSU Tabanan dr Nyoman Susila.

Seluruh pejabat yang hadiri setelah divaksin mengaku tidak merasakan efek samping, seperti pusing, mual, sakit, dan lain-lain. Rata-rata mereka mengaku normal-normal. "Saya sehat, tidak merasakan efek apapun, tidak pusing," ungkap Dandim Letkol Inf Toni Sri Hartanto.

Menurutnya sebelum divaksin tak ada persiapan khusus yang dilakukan. Namun kesehariannya lebih mengutamakan perilaku hidup bersih dan sehat, makan yang bergizi, serta rutin minum jamu jahe dan kunyit. Hal serupa juga disampaikan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Dia yang datang pukul 10.02 Wita ini langsung diarahkan menuju meja 1 untuk registrasi. Setelah dinyatakan seluruh kesehatannya normal Bupati Tabanan terpilih ini langsung divaksin.

"Tidak sakit, dan tidak merasakan gejala efek samping, masih normal seperti saat sebelum divaksin," kata Ketua DPC PDIP Tabanan ini. Untuk itu dia mengajak seluruh masyarakat tidak usah takut divaksin. Karena vaksin Covid-19 ini sudah lolos uji klinis. "Saya berharap vaksin Covid-19 ini adalah salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19. Namun kita tetap harus mengikuti protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan jangan bandel," pesannya.

Sementara itu Sekretaris Satgas Covid-19 Tabanan I Gede Susila didampingi Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Suratmika menjelaskan pelaksanaan vaksin tahap perdana diikuti 40 orang. Selain dari sejumlah pejabat yang ikut, vaksinasi juga diikuti oleh tenaga kesehatan di BRSU Tabanan. "Tahap pertama ini 40 orang yang divaksin," tegasnya.

Untuk selanjutnya bagi tenaga kesehatan dan pejabat yang divaksin tahap pertama akan mengikuti vaksinasi tahap 2 pada 9 Februari 2021 mendatang di BRSU Tabanan. "Kita menunggu lagi 2 minggu baru dilakukan vaksinasi kedua," imbuhnya.

Disinggung terkait dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tidak mengikuti vaksinasi perdana, Susila mengatakan Ibu Bupati masih berhalangan hadiri dan akan menyusul jadwal vaksinasi berikutnya. "Berhalangan hadir dan akan menyusul mengikuti vaksinasi," katanya.  Ditambahkan Kadis Kesehatan Tabanan dr Nyoman Suratmika bahwa vaksin sebanyak 7.200 viral tersebut diperuntukkan untuk Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Tabanan. Proses vaksinasi terhadap SDMK ditarget rampung akhir Februari 2020. "Saat ini SDMK yang sudah terdaftar mendapat jadwal vaksinasi sebanyak 3.529 orang," tegasnya.

Sedangkan di hari yang sama saat dilakukan vaksinasi perdana, sejumlah puskesmas di Tabanan sudah mengambil vaksin sesuai kebutuhan di UPTD Farmasi dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI. *des

Komentar