nusabali

BAN PAUD Siapkan 83 Asesor untuk Akreditasi

  • www.nusabali.com-ban-paud-siapkan-83-asesor-untuk-akreditasi

AMLAPURA, NusaBali
Ketua BAN PAUD dan PNF (Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal) Provinsi Bali, Drs I Made Ardana Putra MSi, menyiapkan 83 asesor untuk melakukan akreditasi di 83 PAUD, LPK, dan PKBM. BAN PAUD Provinsi Bali sedang menyiapkan juknis di masing-masing kegiatan.

Para asesor yang dilibatkan yakni 83 asesor dari 89 asesor yang lulus PUKA (Pelatihan Uji Kompetensi Asesor).  Made Ardana Putra mengatakan, sebanyak 83 asesor itu berasal dari Badung sebanyak 11 asesor, Bangli 8 asesor, Buleleng 12 asesor, Gianyar 7 asesor, Jembrana 7 asesor, Karangasem 8 asesor, Klungkung 3 asesor, Tabanan 4 asesor, dan Denpasar sebanyak 23 asesor. Sedangkan untuk 64 PAUD asesornya dari Buleleng sebanyak 9 asesor, Jembrana 7 asesor, Denpasar 16 asesor, Bangli 7 asesor, Badung 8 asesor, Karangasem 4 asesor, Tabanan 4 asesor, Klungkung 3 asesor, dan Gianyar 6 asesor.

Satu asesor menangani satu PAUD dan disilang bertugas di luar kabupaten asal asesor bersangkutan. Khusus dari Karangasem ada 4 asesor menangani PAUD yakni I Dewa Ayu Anom Pratiwi, I Gusti Lanang Agung Wiranata, I Wayan Redana, dan Ni Nyoman Yuliani. Sedangkan LKP yang diakreditasi di Bali ada 12 LKP (Lembaga Ketrampilan Pendidikan) dan 7 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). BAN PAUD dan PNF Bali mempercayakan asesor dari Karangasem yakni I Wayan Putu Edi Kurniawan dan Ni Putu Nofithawati untuk LKP.

Begitu juga asesor PKBM dari Karangasem ada 2 orang yakni I Komang Sukayasa dan I Wayan Mertayasa. “Masih menunggu kebijakan dan mekanisme akreditasi dari pusat, menyiapkan juknis yang berbeda dari sebelumnya, dan menetapkan program kerja,” jelas Made Ardana Putra. Sedangkan satuan pedidikan sebelumnya telah mengisi EDS-PA (evaluasi diri satuan prasyarat akreditasi), melakukan KPA (klasifikasi permohonan akreditasi) oleh asesor, visitasi saat akreditasi berlangsung dirancang secara luring (luar jaringan) dan daring (dalam jaringan). “Agar semua program berjalan lancar, tengah disusun RAB (rencana anggaran biaya),” kata Made Ardana Putra.

Akreditasi nanti rencananya menggunakan aplikasi Sispena 2.0 (sistem penilaian akreditasi PAUD dan PNF), yang telah masuk dapodik (data pokok pendidikan). Asesor I Dewa Ayu Anom Pratiwi mengaku telah siap bertugas jadi asesor PAUD. “Saya kan dilatih untuk jadi asesor melalui PUKA, ya mesti siap kapan saja,” kata I Dewa Ayu Anom Pratiwi yang juga Kasek TK Negeri Pembina Karangasem. *k16

loading...

Komentar