nusabali

Vaksinasi Covid-19 di Gianyar Dimulai Jumat

  • www.nusabali.com-vaksinasi-covid-19-di-gianyar-dimulai-jumat

GIANYAR, NusaBali
Kabupaten Gianyar mendapatkan 8.480 vial vaksin Covid-19. Vaksin ini disimpan di 16 tempat berbeda yakni rumah sakit dan Puskesmas.

Sesuai jadwal, vaksinasi akan dimulai Jumat (15/1). Tenaga kesehatan menjadi prioritas pertama vaksinasi, sebagai garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pasien Covid.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar dr Ida Komang Upeksa, Rabu (13/1). "Secara nasional kegiatan vaksinasi covid di mulai Rabu (13/1). Sementara di kabupaten/kota termasuk di Kabupaten Gianyar direncanakan mulai Jumat (15/1) ini," jelasnya.

Dijelaskan, dalam perencanaan awal Kabupaten Gianyar mendapatkan 3.210 vaksin dari Pemprov Bali. Namun setelah proses distribusi dari provinsi, Kabupaten Gianyar total mendapatkan 8.480 vaksin Covid-19. Dari gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan, vaksin tersebut akan didistribusikan ke masing-masing fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Gianyar.

Ida Komang Upeksa menjelaskan 16 faskes ditunjuk dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, terdiri dari 13 Puskesmas, 2 rumah sakit umum dan 1 rumah sakit swasta. Rumah sakit umum yakni RSUD Sanjiwani Gianyar dan Rumah Sakit Payangan, dan Rumah Sakit Ganesha di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati.

Dipaparkan, vaksinasi Covid-19 sepenuhnya mengunakan aplikasi BPJS. Saat ini Diskes Gianyar menunggu perintah aplikasi BPJS untuk membuat jadwal kegiatan vaksinasi Covid-19. Menurutnya, setiap faskes akan dibuatkan jadwal vasinasi 2 - 3 kali seminggu.

Seperti di Puskesmas dan Rumah Sakit Payangan dijadwalkan 2 kali seminggu. Sedangkan di RSUD Sanjiwani dijadwalkan 3 kali seminggu. "Misalnya, di Puskesmas kegiatan vaksinasi dijadwalkan Selasa dan Kamis, dan di rumah sakit dijadwalkan Rabu dan Jumat," ucapnya.

Setiap faskes minimal akan disiapkan 2 tenaga vaksinator didampingi satu dokter. Semua tenaga kesehatan yang membantu program vaksinasi ini merupakan tenaga terlatih dalam penyuntikan vaksin Covid-19. Ida Komang Upeksa mengakui prioritas kegiatan vaksinasi covid -19 tahap pertama menyasar tenaga kesehatan (nakes). Alurnya, tenaga nakes wajib terdaftar dalam aplikasi BPJS.

Selanjutnya atas perintah aplikasi BPJS, Diskes akan menyusun jadwal kegiatan vaksinasi. "Siapa orang yang divaksin dan berapa jumlah yang divaksin disesuaikan dengan perintah aplikasi BPJS," tegasnya. *nvi

loading...

Komentar