nusabali

SMKN 3 Singaraja Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

  • www.nusabali.com-smkn-3-singaraja-gelar-simulasi-pembelajaran-tatap-muka

SINGARAJA, NusaBali
Sebanyak 2.191 siswa SMKN 3 Singaraja secara bergiliran selama seminggu ini dijadwalkan mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka.

Simulasi yang dilakukan untuk mempersiapkan rencana pemerintah membuka kembali proses pembelajaran tatap muka pada awal semester genap Januari 2021 mendatang.

Kepala SMKN 3 Singaraja I Nyoman Suastika, Senin (7/12) mengatakan, persiapan menyongsong pembelajaran tatap muka berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur dan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Suastika pun menegaskan proses pembelajaran tatap muka yang disiapkan khusus untuk pembelajaran produktif (praktik). “Kebetulan dari segi aturan membolehkan kita belajar langsung tatap muka. Memang kami di SMK pembelajaran praktik khususnya yang menyangkut kompetensi tidak bisa diteorikan, harus langsung. Seperti praktis las, bubut, pemasangan LAN semuanya harus praktik langsung,” ucap Kasek Suastika.

Dia juga mengatakan sebelum melakukan simulasi, sekolah sudah menyebarkan form izin orangtua siswa. Dari total jumlah siswa hanya 50 orangtua masih belum mengizinkan anaknya mengikuti proses pembelajaran tatap muka langsung. Simulasi pebelajaran tatap muka dilakukan dengan peneapan protokol kesehatan Covid-19.

Dua ribuan lebih siswa SMKN 3 Singaraja dari 10 jurusan yang ada dibagi dalam seminggu. Setiap harinya juga dibuat dua shift sehingga satu kali simulasi diikuti oleh 10-20 orang siswa. “Kami batasi juga mereka ada disekolah hanya dua jam saja shift pertama dari pukul 08.00-10.00 Wita dan shift kedua mulai pukul 10.30-12.30 Wita,” imbuh Suastika.

Seluruh tahapan simulasi dilakukan mulai dari pengecekan suhu, mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan, penggunaan masker dan pengaturan jarak saat berada di ruang praktik. Tak hanya itu SMK bidang teknik yang memiliki luasan 4 hektare itu juga telah menyusun skema pintu keluar masuk siswa di parkiran. Sehingga dapat menimalisir kontak langsung dan mengurai kerumunan.

Sementara itu sekolah juga masih menunggu petunjuk teknis lanjutan untuk pemberlakukan pembelajaran tatap muka. Terutama soal jam istirahat yang disebut akan dikurangi dari jam istirahat saat waktu sebelum pandemi. Proses simulasi yang dilakukan sepekan ini akan dievaluasi setiap harinya, jika ada yang kurang dan perlu dilengkapi akan disempurnakan kembali. *k23

Komentar