nusabali

Akui Belum Beri Kontribusi

Empat Tahun Dojo Jaya Murti

  • www.nusabali.com-akui-belum-beri-kontribusi

MANGUPURA, NusaBali
Memasuki usia keempat pada Kamis (26/11), Dojo Jaya Murti (DJM) merasa masih belum menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Badung.

Meski demikian, beberapa atlet langganan mewakili Badung.  "Kalau mewakili Badung cukup sering. Tapi saya akui, anak-anak belum banyak yang berkontribusi medali emas untuk Badung di kejuaraan multi event dan Porjar. Namun karateka kami mampu menyaingi Dojo besar lainnya di Badung," kata owner dan pelatih Dojo Jaya Murti, Ketut Murti.

Ketut Murti menegaskan, dalam perjalanan tahun 2020 ini genap berusia empat tahun. Usia yang masih muda sejak berdiri pada 2016. Meski demikian, sudah banyak hal positif yang dilakukan.

DJM di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung itu, memiliki 70 karateka, dengan 45 karateka yang aktif latihan tatap muka, akibat pandemi Covid-19. Ada atlet latihan di luar secara mandiri dan ada juga yang latihan tatap muka. Bahkan untuk menerapkan protokol kesehatan, jam latihan 45 karateka itu digilir.

Dengan demikian, semua atlet dapat latihan maksimal. Sebab, pihak Dojo juga membatasi jumlah atlet saat latihan. Satu kali pertemuan maksimal 30 orang. Selebihnya giliran menunggu jam latihan.  Pada 2021 ini, kata Ketut Murti, dirinya ingin meningkatkan kualitas dari SDM pelatih, dengan mengikuti pelatihan pelatihan maupun penataran, termasuk para wasit juri.

Ketut Murti menargetkan membewa anak asuhannya berprestasi ke lebih tinggi. Yakni, mulai Porjar Badung, Porjar Provinsi dan tembus ke level Nasional. Sedangkan untuk Porprov, diakui belum memiliki atlet senior, mengingat anak-anak didiknya itu masih usia pemula dan kadet. Sementara itu, untuk perayaan hari jadi keempat diakui ditunda akibat Pandemi Covid-19. Perayaan dipilih secara sederhana saja bersama anak-anak karateka.

"Biasanya kami mengundang pembina/perbekel desa Dalung dan tokoh masyarakat Dalung di perayaan hari jadi Dojo Jaya Murti. Untuk saat ini kita kemas sederhana dulu," kata Ketut Murti. *dek

loading...

Komentar