nusabali

Kampanyekan Dana-Dipa, Koster Sasar 24 STT Secara Virtual

  • www.nusabali.com-kampanyekan-dana-dipa-koster-sasar-24-stt-secara-virtual

AMLAPURA, NusaBali
Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, kampanyekan Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Karangasem, I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) dengan menyasar 24 Sekaa Teruna Teruni (STT) secara virtual.

Anggota STT pun antusias saat dialog setelah diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi dan harapan lima tahun ke depan. Kampanye virtual dipimpin Wayan Koster menyapa 24 STT yang berasal dari empat kecamatan di Karangasem, yakni Kecamatan Karangasem, Bebandem, Abang dan Kubu. Kampanye virtual ini berlangsung di Sekretariat DPC PDIP Karangasem, Jalan Ahmad Yani Amlapura, Sabtu (21/11) pukul 11.00 Wita hingga 13.00 Wita. Dalam kampanye kemarin juga hadir Ketua Tim Pemenangan Dana-Dipa I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, dan Sekretaris Tim Pemenangan I Made Ramia Adnyana, serta perwakilan STT dari empat kecamatan.

Dalam orasinya, Wayan Koster mengaku bangga dengan potensi Karangasem, terutama dengan produk minuman arak, buah salak, jambu mete dan kain gringsing dari Desa Adat Pagringsingan (Kecamatan Manggis), kain endek dari Desa Seraya (Kecamatan Karangasem) dan kain endek Desa Sidemen (Kecamatan Sidemen).

Terlebih lagi telah diterbitkan Peraturan Gubernur Nomor 01 tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan atau Destilasi Khas Bali. Pergub itu untuk melindungi produksi minuman arak, sebagai sumber perekonomian masyarakat agar bisa diwariskan turun temurun.

Minuman arak katanya, bukan saja bernilai ekonomi dan untuk diminum, tapi juga untuk pelengkap upacara dan juga jadi obat mencegah Covid-19. Selain itu juga telah ada izin edar dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), sehingga berkat rajin minum kopi campur arak, angka kesembuhan pasien yang dirawat akibat Covid-19 sangat tinggi di Bali.

Arak tengah dikembangkan jadi industri, pelakunya orang lokal. Jika industrinya di Karangasem, pelakunya orang Karangasem, agar masyarakat Karangasem sejahtera. Juga produk minuman arak yang telah dikemas untuk diekspor. Hingga di pasaran internasional bias bersaing dengan minuman khas Jepang sake, dan minuman khas Korea soju.

Potensi lainnya yang ada di Karangasem adalah buah salak, nantinya akan dijadikan olahan buah salak, agar di saat musim salak harganya tidak anjlok. Begitu juga produk olahan jambu mete, semuanya itu bisa dijadikan minuman wine dan akan diproduksi mulai tahun 2021 nanti.

“Nantinya saya buat peraturan tersendiri, agar di setiap acara wellcome drink di hotel dan restoran, wajib gunakan minuman arak, sehingga arak mendunia,” jelas politisi asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ini.

Lalu bidang pendidikan, menurut Koster kini tengah dibangun SMA Negeri Abang, tahun depan dibangun SMKN 2 Kubu, dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Di samping itu infrastruktur jalan yang telah banyak rusak juga akan diperbaiki. Bahkan rencana membangun Pelabuhan Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, khusus untuk pelabuhan barang, juga tengah diperjuangkan.

“Semua program itu bisa jalan setelah ada keselarasan antara Pemprov Bali dengan Pemkab Karangasem, yakni satu jalur, jika Bupati-Wakil Bupati Karangasem I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa, telah resmi pimpin Karangasem. Makanya perlu dukungan kaum yowana (pemuda), sebagai pemilih pemula,” kata Koster yang juga Gubernur Bali ini. Menurutnya Karangasem perlu pemimpin yang punya komitmen memajukan daerah, tahu membangun daerah, dan tahu caranya menggalang dana untuk kelangsungan pembangunan di segala bidang. Terpenting lagi, pemimpin mesti berintegritas, memiliki elektabilitas tinggi di masyarakat, lolos PDLT (prestasi, dedikasi, loyalitas dan tak tercela).

“Pemimpin tidak boleh korupsi, mesti kerja dilandasi semangat ngayah, secara sekala dan niskala,” tegas mantan anggota Komisi X DPR RI Dapil Bali tiga periode ini. Selanjutnya Koster menyapa 24 Sekaa Teruna Teruna (STT) satu persatu secara virtual, sekaligus mendengar aspirasi mereka. Misalnya STT Desa Bugbug (Kecamatan Karangasem), STT Desa Tulamben (Kecamatan Kubu), STT Manik Mas, Desa/Kecamatan Sidemen, rata-rata menginginkan bantuan sarana olahraga, agar olahraga di desa semakin maju. Sebab, di desa ada kegiatan Pordes, Porcam dan berlanjut Porkab.

Acara kemarin ditutup dengan pemberian kaos merah bertuliskan Nangun Sat Kerthi Loka Bali diterima perwakilan STT, I Putu Obi dari Desa Seraya, Kecamatan Karangasem berlanjut membacakan deklarasi dukungan.

Selanjutnya kampanye dilanjutkan di Bale Banjar Adat Mumbul, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Bale Banjar Adat Tiying Tali Kelod, Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang dan di Wantilan Desa Adat Perasi, Desa Pertima, Kecamatan Karangasem. *k16

Komentar