nusabali

TPID Gelar Pasar Murah di Nusa Penida

  • www.nusabali.com-tpid-gelar-pasar-murah-di-nusa-penida

SEMARAPURA, NusaBali
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Klungkung menggelar pasar murah di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

Pasar yang menyasar 16 desa di Nusa Penida ini untuk memulihkan perekonomian anjlok di tengah pandemi Covid-19. Karena  transaksi pariwisata di Nusa Penida turun drastis hingga berdampak penurunan tarif dan 5.370 karyawan dirumahkan.

Pasar murah digelar 9 - 26 November 2020. Pada 9 November digelar di Desa Pejukutan, Desa Tanglad dan Desa Sekartaji. 12 November di Desa Batukandik, Desa Batumadeg dan Desa Bunga Mekar. 16 November di Desa Klumpu, Desa Sakti dan Kampung Toya Pakeh. 17 November di Desa Kutampi, Desa Kutampi Kaler dan Desa Ped, dan 18 November menyasar Desa Batununggul dan Desa Suana.

Kumlah komoditas yang disiapkan yakni beras medium 12.000 kg (12 ton) atau 1.200 zak (isi 10 kg) harga Rp 97.000/zak. Telur ayam ras 1.200 tray dengan harga Rp 37.500/tray, gula pasir 1.200 kg harga Rp 12.250/kg. Minyak goreng kemasan 1 liter (2.400 milil liter) harga Rp 11.250/kg.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Klungkung I Nyoman Susanta mengatakan, pasar murah ini untuk meningkatkan perekonomian di Kecamatan Nusa Penida, berdasarkan pertimbangan masih berlangsungnya masa pandemi Covid-19, dan kondisi perekonomian masyarakat yang kian menurun. “Untuk itu diperlukan upaya lain penyelamatan ekonomi melalui penyelenggaraan pasar murah khususnya di Wilayah Kecamatan Nusa Penida,” ujar Susanta, Kamis (19/11).

Penetapan lokasi didasarkan pada fakta yang terjadi dilapangan yaitu transaksi hotel di Nusa Penida dan Lembongan turun sangat drastis. Sehingga berdampak pada penurunan tarif dan dirumahkannya karyawan. “Berdasarkan data jumlah pekerja yang dirumahkan selama masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Nusa Penida 5.370 jiwa,” kata Susanta.

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah menurunnya pendapatan masyarakat terdampak pandemi. Kegiatan ini menyasar 16 desa di Kecamatan Nusa Penida. “Adapun komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, gula pasir dan telur ayam ras,” katanya. *wan

Komentar