nusabali

Waspada, Jalan Alternatif Desa Canggu Ambles

  • www.nusabali.com-waspada-jalan-alternatif-desa-canggu-ambles

Jalan tersebut merupakan jalur alternatif menuju Pantai Canggu, ketika Jalan Raya Kerobokan – Canggu mengalami kemacetan.

MANGUPURA, NusaBali
Jalan alternatif di perbatasan Desa Canggu – Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, kondisinya rusak. Pada beberapa titik, kerusakannya cukup parah. Bahkan ada yang ambles sepanjang sekitar 10 meter. Sehingga praktis jalan menjadi menyempit. Meski jalur alternatif, namun cukup banyak lalu lalang kendaraan roda dua di kawasan tersebut.

Informasi yang berkembang, jalan ini dulunya adalah Jalan Usaha Tani, namun kini ramai dilalui kendaraan. Tidak saja siang hari tapi juga pada malam hari. Akibat amblesnya jalan, jalan yang awalnya lebar sekitar 2,5 meter menjadi hanya 2 meter. Pengendara diharapkan lebih waspada, mengingat bila tak hati-hati akan terperosok di jalan ambles tersebut.

Sekretaris Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana membenarkan kerusakan jalan perbatasan Desa Tibubeneng – Desa Canggu itu. Kini upaya perbaikan sudah dilakukan melalui pihak desa termasuk pemerintah kabupaten, sebab laporannya sudah disampaikan ke Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung.

“Karena merupakan jalan usaha tani, maka perbaikan nanti akan menggunakan anggaran APBDes, yang dari Desa Canggu,” katanya, Jumat (28/10). Namun untuk anggaran perbaikan, lanjut Eka Permana, pihak Desa Canggu masih melakukan pembahasan dengan pihak BPD dan melakukan pengukuran luasan yang rusak. “Dari laporan perbekel ke kami, mereka masih menghitung secara teknis, kemungkinan pekan depan bisa ditindaklanjuti,” ungkap Eka Permana.

Dikatakannya, perbaikan jalan tersebut cukup urgen, karena banyaknya masyarakat dan wisatawan memanfaatkan jalan tersebut. Hal itu karena jalan tersebut merupakan jalur alternatif menuju Pantai Canggu, ketika Jalan Raya Kerobokan – Canggu mengalami kemacetan.

Sementara Kabid Jalan dan Jembatan BMP Badung Sang Nyoman Oka Permana secara terpisah mengaku anggaran perbaikan jalan rusak sepenuhnya kewenangan desa. “Perbaikan dari anggaran desa, karena belum masuk ruas kami. Prosedurnya seperti itu, tapi nggak tahu kalau ada instruksi (dari pimpinan, Red),” katanya.  asa

loading...

Komentar