nusabali

Pengerjaan 9 Proyek Strategis Mulus

  • www.nusabali.com-pengerjaan-9-proyek-strategis-mulus

GIANYAR, NusaBali
Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta mengapresiasi pengerjaan sembilan proyek strategis Pemkab Gianyar yang sedang digarap. Karena pengerjaan proyek sesuai jadwal dan relatif mulus.

Apresiasi itu disampaikannya usai kunjungan kerja ke sejumlah proyek di Gianyar, Jumat (13/11). Peninjauan tersebut bersama Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Wakil Bupati AA Gde Mayun, jajaran Forkompimda Gianyar. Tagel Winarta didampingi Ketua Komisi II DPRD I Wayan Suartana dan anggota. ‘’Sesuai pengamatan bersama di lapangan, kami dari DPRD sangat puas dengan pengerjaan proyek-proyek tersebut,’’ jelas politisi PDIP asal Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring ini.  

Sembilan proyek dimaksud, Penataan Lapangan Astina dan Pedestrian Kota Gianyar, bernilai Rp 22,28 miliar, pengerjaan 20 Mei 2020 - 15 Desember 2020, progres pengerjaan 87,222 persen. Pembangunan Pasar Umum Gianyar dikerjakan 14 Agustus 2020 - Nopember 2021, bernilai Rp 224,961 miliar, terealisasi 18,147 persen. Pembangunan Gedung Pelayanan RSUD Sanjiwani Gianyar, 2 September 2020 - 26 September 2021. Proyek senilai Rp 135,008 miliar, terealisasi 20,002 persen. Taman Kota Gianyar, Jalan Darmagiri, dan Rekonstruksi Ruas Jalan Tegenungan, masing-masing terealisasi 100 persen. Total nilai proyek Rp 1,994 miliar dan proyek Rekonstruksi Ruas Jalan Tegenungan Rp 1,913 miliar. Pembangunan Jembatan Temon – Lokaserana Rp  1,335 miliar, terealisasi 70,528 persen. Pembangunan Gedung AMDK dan Gedung Intake AMDK, nilai proyek masing-masing Rp 10,196 miliar dan Rp 4,201 miliar. Proyek Gedung AMDK terealisasi 65,141 persen dan pembangunan gedung intake AMDK 19,665 persen. Pembangunan RSU senilai Rp 14,223 miliar, terealisasi
37,814 persen, pengerjaan 19 Juni 2020 - 15 Desember 2020. Puspem Payangan terealisasi di atas 50 persen dari nilai proyek Rp 20,941 miliar.

Menurut Tagel Winarta, proyek tersebut tentu tak sekadar obsesi pembangunan Gianyar, melainkan sarat multi efek penting. Antara lain, pencegahan pengangguran di tengah banyak warga kehilangan pekerjaan karena wabah Covid-19. Dengan itu, praktis terjadi perputaran ekonomi di tengah kelesuan pariwisata yang menjadi andalan ekonomi Bali, khususnya Gianyar. ‘’Proyek proyek ini tentu akan menambah nilai ekonomi baik di masyarakat dan PAD bagi Gianyar,’’ jelasnya.

Tagel Winarta menyebutkan salah satu proyek berprospek peningkatan PAD yakni Unit Usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Payangan. Pembangunan AMDK Payangan ini membuktikan Gianyar tak sekadar mengandalkan PAD dari pariwsiata. Lanjut dia, tak hanya dirinya, jajaran

Forkompimda juga bangga dengan kelancaran pengerjaan sembilan proyek tersebut. Mesti demikian, dirinya tetap berpesan kepada pimpro dan rekanan agar terus menjaga kualitas proyek. ‘’Gianyar adalah kota seni, maka akan sangat jadi masalah jika ada material proyek bercecar sembarangan di jalan raya. Bekerjalah tepat sasaran dan rencana. Jangan sampai ada yang molor, dengan alasan apa pun,’’ ujar Tagel.

Bupati Mahayastra mengatakan kunjungan kerja ini untuk mengevaluasi dan pengawasan realisasi APBD 2020. Keseluruhan proyek prioritas tahun 2020, termasuk pembangunan Pasar Sukawati Rp 200 miliar lebih dan infrastruktur lain, bernilai Rp 1,2 triliun.

Bupati bersyukur karena semua proyek yang dikunjungi itu telah berjalan sesuai rencana. ‘’Tapi, sebelum kunjungan kerja bersama Forkopimda ini, kami rutin memantau langsung ke lapangan,’’ ujar Ketua DPC PDIP Gianyar ini. Bupati Mahayastra optimis semua proyek pembangunan dari Pemkab Gianyar berjalan sesuai target. *nvi

loading...

Komentar