nusabali

Sepi Pengunjung, Desa Wisata Paksebali Rugi Rp 35 Juta

  • www.nusabali.com-sepi-pengunjung-desa-wisata-paksebali-rugi-rp-35-juta

SEMARAPURA, NusaBali
Desa Wisata Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung, mengalami kerugian Rp 35 juta di tengah pandemi Covid-19.

Karena objek wisata ini sepi pengunjung akibat pandemi melanda Bali sejak Maret 2020. Di lain sisi, biaya operasional objek wisata ini cukup tinggi.

Kerugian Rp 35 juta tersebut sudah ditanggulangi dengan menggunakan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Perbekel Desa Paksebali I Putu Ariadi menjelaskan, sejak pandemi Covid-19 kunjungan wisatawan memang menurun drastic. Terlebih sempat terjadi penutupan objek wisatawan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Karena tidak ada pemasukan dari retribusi para pengunjung hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 35 juta. "Kerugian ini karena kami harus tetap mengeluarkan biaya operasional. Seperti biaya listrik, air, gaji pegawai yang tetap bertugas di areal objek Tukad Unda, dan lainnya" kata Ariadi, Rabu (4/11).

Selanjutnya, setelah dibuka kembali objek wisata dalam tatanan kehidupan era baru, para wisatawan lokal mulai berkunjung sejak sebulan lalu. Setidaknya kini dalam sehari kunjungan rata-rata mencapai 25 orang. Begitu pula 5 dari 10 karyawan yang sempat dirumahkan, kini sudah ditarik untuk bekerja lagi 3 orang. "Mudah-mudahan situasi ini segera normal kembali," harap Ariadi.

Ke depannya resto Kali Unda akan dibuka kembali pada Senin (16/11) nanti, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Belakangan ini sudah ada dari instansi terkait yang berkunjung untuk menggelar rapat di areal objek wisata Tukad Unda, wilayah Desa Paksebali. "Kami sudah siapkan sarana prokes, di antaranya tempat cuci tangan, jaga jarak, dan wajib memakai masker," katanya.

Adapun retribusi pengunjung untuk sekadar foto selfie di Tukad Unda Rp 10.000/orang, foto group Rp 250.000, foto prewedding lokal Rp 250.000, dan foto prewedding untuk wisatawan mancanegara Rp 750.000. "Biaya foto prewedding itu sudah termasuk anak-anak yang membantu dalam proses foto prewed untuk membuat kreasi air," katanya.*wan

loading...

Komentar