nusabali

Bupati Suwirta Akan Bantu Perizinan, SNI hingga Pemasaran Madu Kela

  • www.nusabali.com-bupati-suwirta-akan-bantu-perizinan-sni-hingga-pemasaran-madu-kela

SEMARAPURA, NusaBali
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama sejumlah kepala OPD mengunjungi usaha budidaya madu kela, di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (24/10).

Bupati Suwirta akan membantu proses perizinan, SNI hingga pemasaran. Wayan Santika selaku pemilik usaha budidaya madu kela, menjelaskan usaha budidaya lebah madu dimulai sejak Mei 2019 dengan anggota 20 orang. Setelah berjalan sekitar setahun, pada April 2020 panen madu kela baru dilakukan. Hingga kini panen baru bisa dilakukan sebanyak 2 kali. “Dari 100 sarang didapatkan sebanyak 3 liter madu,” ujar Santika.

Kendala yang dihadapi pada budidaya lebah madu kela, di antaranya sebagian koloni ada yang tidak menghasilkan madu yang bisa dipanen. Menurutnya hal ini diakibatkan karena beberapa koloni diserang oleh hama (kumbang kecil) sehingga kotak/sarangnya ditinggalkan. “Selain itu terbatasnya produksi mengakibatkan banyak pesanan yang tidak dapat terlayani,” imbuh Santika.

Bupati Suwirta menyampaikan apresiasi karena banyak warga yang sudah berinovasi dan membangun usaha dengan merangkul warga sekitarnya. Bupati akan membantu dan mengawal usaha madu kela ini dalam pengurusan izin dan SNI (standar nasional Indonesia).

“Untuk mengatasi kendala terbatasnya produksi, kita akan mendorong Wayan Santika untuk menggandeng peternak lebah kela lain,” kata Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga berjanji akan berupaya membantu dalam pemasaran hingga bisa masuk ke toko modern. Ke depan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Klungkung akan menggelar pelatihan wirausaha baru.

“Dengan demikian diharapkan para pelaku industri bisa lebih memiliki pengetahuan di bidang pemasaran, sehingga produk yang dipasarkan akan lebih terkenal dan laku di pasaran,” ujar Bupati Suwirta.  

Pada kesempatan tersebut Bupati Suwirta juga melakukan panen madu kela. Dengan dipandu oleh Wayan Santika, Bupati Suwirta memanen madu kela dari sarang dengan sangat hati-hati.

“Kita harus melakukannya dengan hati-hati. Jika tidak, ratu lebah yang ada di dalam sarang bisa terluka dan bisa meninggalkan sarangnya, dan tidak mau lagi memproduksi madu,” ucap Santika. *wan

loading...

Komentar