nusabali

Libur Panjang, Gugus Tugas Siapkan Antisipasi

  • www.nusabali.com-libur-panjang-gugus-tugas-siapkan-antisipasi

Bakal diterbitkan Surat Edaran sebagai antisipasi dampak liburan panjang enam hari pada pekan depan.

SINGARAJA, NusaBali
Long weekend pada pekan depan menjadi atensi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng. Pasalnya dengan adanya long weekend ‘tanggal merah’ Maulid Nabi Muhammmad SAW (Kamis, 28/10), plus cuti bersama (28 dan 30 Oktober) lalu nyambung Sabtu dan Minggu, diprediksi ada lonjakan pelaku traveler, baik untuk kepentingan wisata ataupun sekadar mudik.

GTPP pun tak mau kecolongan dan berencana akan menerbitkan Surat Edaran (SE) pekan depan untuk mengantisipasi pandemi Covid-19. “Libur menjadi lebih panjang hingga enam hari, yang sangat berpotensi dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata atau berpergian dari rumah,” kata Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa seusai mengikuti arahan pemerintah pusat melalui rapat koordinasi yang diikuti secara virtual, Kamis (22/10) pagi.

Pemerintah pun menekankan pada langkah antisipasi penyebaran Covid-19 lebih masif pasca libur panjang ini. “Estimasi tim pusat beberapa daerah akan ada peningkatan aktivitas arus mudik dan balik. Tetapi kalau di Bali aktivitas keagaaman tidak terlalu banyak yang diantisipasi adalah peningkatan kunjungan ke tempat wisata, reunion atau acara lain,” ucap Suyasa yang juga Sekda Buleleng ini.

Dalam SE yang sedang dirumuskan saat ini disebut Suyasa mengatur ketentuan di berbagai bidang selama melakukan kunjungan ke tempat wisata atau tempat keramaian. “Yang perlu dan penting dilakukan bagaimana cara menertibkan masyarakat yang berkunjung mengikuti 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,red),” imbuh dia.

Sejumlah Daya Tarik  Wisata (DTW) yang ada di Buleleng sejauh ini dinyatakan sudah siap menerima kunjungan wisata dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Suyasa yang juga pernah menjabat sebagai Asisten Umum Setda Buleleng ini mengatakan penertiban disiplin prokes juga akan diback up oleh Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 41 tentang Penegakan Disiplin Prokes. Tim Gabungan Gugus Tugas Kabupaten akan melakukan patroli dan penertiban khususnya dalam penggunaan masker.

Sementara itu Kamis (22/10),  perkembangan kasus Covid-19 di Buleleng dipaparkan juru bicara Ketut Suwarmawan terdapat 8 kasus baru. Pasien terkonfirmasi baru ini tersebar 3 orang dari Kecamatan Buleleng, 2 orang dari Kecamatan Kubutambahan 1 orang masing-masing dari Kecamatan Sukasada dan Banjar. Selain itu Gugus Tugas menyatakan 10 pasien dinyatakan sembuh. Mereka di antaranya berasal dari Kecamatan Buleleng dan Kubutambahan masing-masing 3 orang, Kecamatan Banjar 2 orang dan Kecamatan Seririt dan Gerokgak masing-masing 1 orang.

Perkembangan data Covid-19 di Buleleng hingga kini berjumlah 984 orang, namun 885 orang di antaranya dinyatakan sudah sembuh, 50 orang meninggal dunia dan 49 orang lainnya masih menjalani perawatan rumah sakit Buleleng dan luar Buleleng.

Terkait dengan rapat koordinasi jelang libur dan cuti bersama Maulid Nabi SAW, Suarmawan pun mengimbau masyarakat mematuhi SE Mendagri Nomor 440/5876/SJ tanggal 21 Oktober 2020. “Ada tiga poin penekanan terkait libur panjang pekan depan. Masyarakat diimbau menghindari perjalanan dan tetap di rumah berkumpul bersama keluarga. Perayaan Maulid Nabi agar dilaksanakan di lingkungan masing-masing dengan penerapan prokes dan seluruh masyarakat agar tetap menerapkan 3M,” kata Suwarmawan yang juga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Buleleng ini.*k23

loading...

Komentar