nusabali

Pasien Covid-19 di Jembrana Meninggal Total 10 Orang

  • www.nusabali.com-pasien-covid-19-di-jembrana-meninggal-total-10-orang

NEGARA, NusaBali
Kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana yang meninggal dunia kembali bertambah satu orang. Pasien seorang perempuan usia 44 tahun dari Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, ini meninggal dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Negara, Rabu (14/10) dini hari.

Dengan tambahan itu, kini tercatat sudah ada 10 orang yang meninggal dari total 383 kasus positif Covid-19 di Jembrana.

Berdasar informasi, pasien positif Covid-19 yang meninggal itu dirawat di RSUD Negara sejak Jumat (9/10) lalu. Saat menjalani perawatan tersebut, pasien yang memiliki riwayat penyakit hati kronis serta anemia itu, juga terkonfirmasi positif Covid-19. Lantaran kondisi terus memburuk, pasien dinyatakan meninggal pada Rabu kemarin pukul 02.10 Wita.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha, mengatakan pada Senin (12/10), juga ada satu pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di RSUD Negara. Pasien tersebut merupakan seorang pria lanjut usia (lansia) umur 86 tahun dari Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, yang juga memiliki penyakit jantung dan hipertensi.

Untuk itu, sambung Arisantha, kini tercatat ada 10 orang pasien positif  Covid-19 di Kabupaten Jembrana yang meninggal dunia, dari sebelumnya 8 orang. Terkait penanganan maupun pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 itu, sudah ditangani sesuai protokol penangan jenazah Covid-19. Pasien meninggal yang terbaru dari Desa Batuagung, juga sudah dibawa dari RSUD Negara, Rabu pagi kemarin, untuk dikremasi di salah satu krematorium di Bangli. “Sudah ditangani sesuai protokol Covid-19,” ujarnya.

Sementara untuk jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 per Rabu kemarin, masih tercatat sebanyak 383 orang. Dari 383 orang itu, 333 orang telah dinyatakan sembuh atau sebanyak 86,9 persen. “Untuk pasien terkonfirmasi (positif Covid-19) yang masih dirawat, berjumlah 40 orang. Ada yang dirawat di RSUD Negara, di beberapa puskesmas, dan ada sementara yang masih isolasi mandiri,” ucap Arisantha. *ode

loading...

Komentar