nusabali

87,10% dari 10.304 Kasus Covid-19 di Bali Sembuh

  • www.nusabali.com-8710-dari-10304-kasus-covid-19-di-bali-sembuh

DENPASAR, NusaBali
Pandemi Covid-19 di Bali sudah semakin reda, dengan menurunnya jumlah kasus harian. Per Selasa (13/10), di Bali muncul 76 kasus baru Covid-19, bersamaan dengan 141 pasien berhasil sembuh dan 8 pasien lagi diumumkan meninggal.

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Bali pun tembus 87,10 persen dari total 10.304 kasus positif.
Tambahan 76 kasus baru Covid-19 di Bali per Selasa kemarin semuanya me-rupakan transmisi lokal (penularan di daerah). Ini untuk kali kedua secara beruntuk jumlah kasus Covid-19 di Bali di bawah angka 100. Sehari sebelumnya, di Bali juga muncul 93 kasus baru bersamaan dengan 137 pasien sembuh. Sedangkan selama lima hari sebelumnya, 7-11 Oktober 2020, secara beruntun terjadi ledakan kasus baru di atas angka 100.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, tambahan kasus terbanyak per Selasa kemarin berada di Kota Denpasar mencapai 34 kasus. Sedangkan tambahan kasus terbanyak kedua berada di Kabupaten Badung dengan 17 kasus baru, disusul Gianyar (10 kasus baru), Tabanan (7 kasus baru), Bangli (3 kasus baru), Buleleng (2 kasus baru), Klungkung (2 kasus baru), dan Karangasem (1 kasus baru). Satu-satunya daerah di Bali yang nihil kasus baru adalah Jembrana.

Dengan tambahan 76 pasien baru per Selasa kemarin, maka jumlah kumulatif positif Covid-19 di Bali saat ini tembus 10.304 kasus. Berdasarkan klasifikasi penyebarannya, terbanyak merupakan kasus transmisi lokal yakni 9.911 orang atau 96,19 persen dari total 10.304 kasus positif. Sisanya, 297 orang imported case dari PMI yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri (2,88 persen), 88 orang imported case dari riwayat perjalanan ke luar daerah Bali (0,85 persen), dan 8 orang WNA (0,08 persen).


Daerah di Bali yang paling parah terpapar Covid-19 masih tetap Denpasar, yakni mencapai 2.863 kasus, yang mana 2.798 orang di antaranya merupakan transmisi lokal. Disusul kemudian Badung dengan 1.671 kasus positif Corona, Gianyar 1.285 kasus), Buleleng (965 kasus), Karangasem (861 kasus), Bangli (777 kasus), Klungkung (746 kasus), Tabanan (699 kasus), dan Jembrana (372 kasus).

Yang menggembirakan, per Selasa kemarin kembali ada 141 pasien Covid-19 di Bali yang berhasil sembuh. Jumlah pasien sembuh terbanyak berada di Badung mencapai 40 orang. Sedangkan terbanyak berikutnya berada di Tabanan dengan 24 pasien sembuh, disusul Karangasem (22 pasien sembuh), Gianyar (17 pasien sembuh), Bangli (11 pasien sembuh), Klungkung (6 pasien sembuh), dan Buleleng (2 pasien sembuh).

Dengan tambahan 141 pasien sembuh per Selasa kemarin, maka jumlah kumulatif positif Covid-19 di Bali yang sudah berhasil sembuh kini mencapai 8.975 orang. Angka kesembuhan di Bali pun melesat menjadi 87,10 persen dari total 10.304 kasus positif atau naik lagi sekitar 0,73 persen dibanding sehari sebelumnya. Berarti, tinggal selangkah lagi untuk menyamai rekor kesembuhan tertinggi Covid-19 di Bali yang mencapai 88,17 persen per 17 Agustus 2020 lalu.

Perlu dicatat, angka kesembuhan tertinggi pasien Covid-19 saat ini berada di Kabupaten Bangli, yakni mencapai 93,44 persen (726 sembuh dari total 777 kasus positif). Tingkat kesembuhan tertinggi kedua terjadi di Klungkung dengan 91,42 persen (682 orang sembuh dari total 746 kasus positif), disusul Buleleng (angka kesembuhan 91,09 persen), Denpasar (90,12 persen), Jembrana (89,25 persen), Karangasem (87,46 persen), Tabanan (84,69 persen), Badung (80,55 persen), dan Gianyar (79,69 persen).

Pada hari yang sama, Selasa kemarin, kembali diumumkan ada 8 pasien Covid-19 di Bali meninggal dunia. Mereka tersebar di Denpasar (3 pasien meninggal), Gianyar (2 pasien meninggal), Buleleng (1 pasien meninggal), Kungkung (1 pasien meninggal), dan Jembrana (1 pasien meningga). Dengan tambahan ini, maka secara keseluruhan jumlah pasien Covid-19 di Bali yang meninggal dunia kini mencapai 332 orang atau 3,22 persen dari total 10.304 kasus positif.

Pasien yang meninggal terdiri dari 330 orang WNI dan 2 orang WNA. Dari ju-mlah itu, korban meninggal terbanyak berada di Denpasar mencapai 65 orang, disusul Gianyar (54 orang), Buleleng (47 orang), Karangasem (47 orang), Ba-dung (36 orang), Tabanan (31 orang), Bangli (28 orang), Klungkung (13 orang), dan Jembrana (9 orang). *ind

Komentar